Erick Thohir

Pakar: Kerja Erick Thohir Hadirkan Vaksin Covid-19 Patut Mendapat Apresiasi

Selasa,29 September 2020 - 21:01:10 WIB | Di Baca : 127 Kali


HARIANRIAU.CO - Kerja keras Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam mempercepat ketersediaan vaksin melalui kerja sama bilateral dan multilateral mendapatkan apresiasi.

Pakar kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengapresiasi langkah Erick Thohir yang mewakili pemerintah untuk menghadirkan vaksin Covid-19 untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 yang masih belum mereda.

Erick yang juga ketua pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) baru-baru ini bertandang ke Korea Selatan (Korsel) untuk menjajaki kerjasama terkait vaksin.

Selain itu, penjajakan kerjasama juga dilakukan dengan perusahaan farmasi dunia lainya seperti Genexine, CanSino, AstraZeneca, Pfizer, Johnson & Johnson, dan Novafax.

Saat ini kerjasama sudah dilakukan antara Biofarma dengan Sinovac dari China, Kimia Farma dengan G42 dari UEA, pemerintah juga terus mendorong percepatan produksi vaksin dalam negeri yakni vaksin merah putih.

"Erick sebagai ketua komite penanganan Covid-19 dan penyelamatan ekonomi nasional ya tentu mewakili pemerintah, kita apresiasi dalam arti bahwa usaha itu telah dilakukan untuk memperoleh paling tidak data yang akurat mengenai efektifitas vaksin covid dari beberapa negara tersebut," ujar Trubus kepada wartawan, Selasa (29/9).

Menurut Trubus, pemerintah sudah menunjukan keseriusanya dengan menjemput bola dari berbagai negara untuk mempercepat kehadiran vaksin Covid-19 bagi masyarakat.

"Paling tidak memberikan suatu indikasi bahwa pemerintah itu berupaya, pemerintah berusaha keras untuk memperoleh ini (vaksin), bahwa nanti outputnya atau hasilnya belum optimal, namanya usaha, masih ada political will dari pemerintah untuk menghadirkan vaksin itu dibawa ke Indonesia," katanya.

Lanjut Trubus, penjajakan kerjasama vaksin dengan banyak produsen farmasi dunia itu bertujuan untuk membandingkan data dan melihat sejauh mana efektifitas penggunaan vaksin dari berbagai asal negara itu dapat memberikan dampak yang positif.

"Nanti diuji cobakan apakah, paling tidak ada pembanding, karena selama ini yang masuk ke Indonesia yang diuji cobakan relawan itu yang dari Tiongkok, sekarang yang dari Korea dan teman-temannya, ini supaya ada pemanding, nanti efektif yang mana, paling manjur, paling mujarab yang mana," bebernya.

Trubus optimis usaha yang dilakukan Erick Thohir untuk memperoleh vaksin Covid-19 akan membuahkan hasil, minimal dengan adanya vaksin dapat meredam amukan virus Covid-19 di Indonesia.

"Menurut saya apa yang dilakukan pemerintah itu, kita sebagai masyarakat optimis, optimis bahwa akan memperoleh vaksin paling tidak meredam mengganasnya covid di Indonesia, menurut saya sih bagaimanapun juga suatu upaya namanya usaha kita harus apresiasi," katanya.

Sementara itu, kalangan pengusaha sangat berharap hadirnya vaksin Covid-19 bisa menyelesaikan masalah kesehatan sekaligus ekonomi di tanah air. Pengusaha pun mengapresiasi langkah menjemput bola pencarian vaksin yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Tohir selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) patut diacungkan jempol untuk memerangi covid-19 dan memulihkan perekonomian di tengah ketidakpastian dampak pandemi covid-19," kata Ketua Umum DPD HIPPI Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang seperti dikutip dari laman rmol.id.

Menurut Sarman, PT Bio Farma (Persero) yang mampu memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun di akhir 2020 bisa memberikan kepastian terhadap perekonomian agar bisa kembali diakselerasi. Kesiapan uji klinis fase tiga calon vaksin korona hasil kolaborasi BUMN farmasi dan Sinovac pun memberikan harapan baru.

"Kehadiran vaksin covid-19 menjadi angin segar dan secercah harapan untuk memberikan garansi dari ketidakpastian ini kepada dunia usaha. Kehadiran vaksin ini sangat dinanti nantikan oleh masyarakat Indonesia terlebih kami pelaku usaha," pungkasnya. (gil)
 






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...