Sehidup Semati, Pagi Sang Istri Meninggal, 15 Jam Kemudian Suami Meninggal

Minggu,15 November 2020 - 11:14:54 WIB | Di Baca : 532 Kali


HARIANRIAU.CO -  Kematian dan jodoh menjadi rahasia Tuhan, Sejumlah pasangan banyak yang memimpikan bisa sehidup semati bersama pasangannya.

Mengutip dari media online kosmo.com.my, Kamis(05/11/2020), diberitakan, pasangan Kakek dan Nenek asal Terengganu, Malaysia, ini meninggal di waktu yang hampir bersamaan. Bahkan disebutkan kisah ini berakhir hingga ke akhir hayat.

Nenek bernama Wan Zainun Wan Chik, 84, meninggal dunia pada pukul 6.48 pagi waktu setempat, selang 15 jam kemudia suaminya, Wan Yahya Wan Husein, 87, menghembuskan nafas terakhir, pada pukul 9.40 malam akibat penyakit paru-paru.

Wan Zainun diketahui meninggal dunia di Rumah Sakit, Sultanah Nur Zahirah, Kuala Terengganu, dan suaminya meninggal dunia di rumahnya di Taman Dato’ Abdul Rahman, Kuala Berang.

Wan Rahimah (63) sang anak sulung memberitahukan, kesehatan kedua orang tuanya mulai menurun pada bulan lalu.

Orang tuanya memiliki masalah paru-paru pada 15 Oktober lalu sebelum ibunya masuk rumah sakit selepas disahkan mengidap radang usus stadium lanjut lima hari kemudian.

"Ayah sangat sedih dan terlihat telah kehilangan separuh hidupnya setelah ibu dirawat di rumah sakit. Ayah sangat sedih dan terlihat telah kehilangan separuh hidupnya setelah ibu dirawat di rumah sakit. Hubungan mereka sangat erat bagai kepiting," sebut anak pasangan suami istri.

Sebelum istrinya meninggal, anak mereka sempat membawa Wan Yahya ke rumah sakit menjenguk sang istri.

"Dalam pertemuan terakhir hampir satu jam, ayah saya mengenggam erat tangannya dan memandangi wajah ibu dalam-dalam sambil menangis," terang anak.

Menurut anak pasangan suami istri ini, Wan Rahimah, meski dalam keadaan sakit, ayahnya yang menderita gangguan saraf menguatkan semangatnya untuk menghadiri pemakaman istrinya di Pemakaman Islam Jalan Pusara, Kuala Berang pukul 15:00 waktu Malaysia.

"Kami tidak menyangka, ayah turut meninggal dunia setelah ibu meninggal. Jenazah ayah dikuburkan di area pemakaman yang sama, meski kaget dengan kepergian dua orang tua sekaligus, kami menerima dengan baik karena ini telah di atur Allah," ungkapnya.

 

Sumber: planet.merdeka.com






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...