Larangan Mudik 2021, Sandiaga Uno Akui Akan Berdampak Besar pada Sektor Pariwisata

Selasa,30 Maret 2021 - 17:13:14 WIB | Di Baca : 108 Kali


HARIANRIAU.CO -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengakui adanya kebijakan larangan mudik akan turut berdampak pada sektor pariwisata. 

"Penerapan larangan mudik ini tentu akan memberikan dampak besar terhadap industri pariwisata karena biasanya mudik dibarengi dengan wisata-wisata di destinasi-destinasi yang dekat atau dalam satu arah dengan tujuan mudik tersebut," ujar Sandiaga secara virtual, Senin (29/3/2021). 

Menurut Sandiaga, mudik menjadi salah satu momentum atau peluang bagi pelaku usaha sektor pariwisata. 

Dia pun mengakui kebijakan sama yang diambil tahun lalu pun membuat jumlah wisatawan domestik menurun secara signifikan disertai pula penurunan penjualan produk-produk ekonomi kreatif. 

Padahal sektor ini sudah terpukul karena adanya Covid-19. 

Meski begitu, Sandiaga pun menyebut bahwa kebijakan larangan mudik ini diambil untuk mencegah penularan Covid-19 di tengah pergerakan masyarakat yang terjadi dalam waktu bersamaan dan jumlah yang banyak. 

"Jadi Ini langkah yang antisipatif yang perlu kita sadari sebagai bentuk daripada program untuk menekan penularan virus Covid-19," ujar Sandiaga. 

Dia juga mengatakan penanganan di destinasi pariwisata mutlak menjadi syarat bangkitnya sektor ini. 

Karenanya, dia berharap adanya larangan mudik ini menjadi sinyal yang jelas dan tegas dalam mendukung langkah pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. 

Dia pun mengatakan pemerintah akan mempercepat dan mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi supaya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif cepat pulih. 

Ini juga upaya untuk mendorong para pelaku usaha tetap optimistis di tengah pandemi ini. 

Untuk tetap mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat larangan mudik berlangsung, Sandiaga pun mengimbau masyarakat untuk memilih destinasi yang dekat dengan rumah dengan tetap menerapkan protokol yang ketat. 

Tak hanya itu, dia juga mendorong masyarakat untuk mengirimkan produk-produk ekonomi kreatif produksi anak bangsa dengan memanfaatkan teknologi mengingat kegiatan tatap muka secara langsung tak dapat dilakukan. 

"Jadi misalnya karena tidak bisa langsung bertatap muka dengan keluarga di kampung lapangan. ini ini bisa diganti dengan produk kreatif yang dikirim dengan memaksimalkan platform digital. Pelaku ekonomi kreatif bisa mendapatkan manfaat positif," ujar Sandiaga.

Sumber Berita: kontan.co.id/kompas.com






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...