Wakil Ketua DPRD Agoran, Satma PP Inhil : Siap Angkat Toa

Wakil Ketua DPRD Agoran, Satma PP Inhil : Siap Angkat Toa
Wakil Ketua DPRD Inhil saat 'omeli' wartawan/Ist
HARIANRIAU.CO, INDRAGIRI HILIR - Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Satma) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Indragiri Hilir kecam sikap Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir berinisial M yang arogan terhadap wartawan.
 
"Satma menyatakan sikap tegas terkait permasalahan oknum Wakil Ketua DPRD, mengenai intimidasi yang dilakukan kepada salah satu wartawan," sebut Ketua Satma PP Kabupaten Indragiri Hilir, Said Anel Osman, Selasa (18/10/2016).
 
Dia mengatakan bahwa sikap yang ditujukan oleh Wakil Ketua DPRD tersebut bukan contoh sebagai wakil wakyat. "Satma PP Inhil sangat menyayangkan. Pembicaraan tidak beradap tersebut. Kita siap angkat toa," ungkapnya tegas.
 
Sebelumnya, Ketua PWI Kabupaten Inhil, Indra Efendi mengecam sikap arogan oknum tersebut. Dikatakannya, wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh undang-undang.
 
"Dalam UU nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, jika ada pihak yang keberatan dalam sebuah pemberitaan boleh memberikan hak jawab. Artinya tak seorangpun yang bisa melakukan intimidasi, kriminalisasi dan sebagainya. Pasal 5, wartawan wajib memberikan hak jawab," kata Indra, Selasa (18/10/16).
 
Jadi lanjut Indra, sudah ada prosedur yang telah diatur dalam undang-undang dalam setiap pemberitaan. "Sebagai warga Indonesia, kita harus ikuti apa yang diatur oleh undang-undang bukan sikap arogansi," tambahnya.
 
Selain itu, Indra juga mengatakan akan melakukan aksi boikot atas pemberitaan DPRD sampai yang bersangkutan melakukan permintaan maaf kepada seluruh wartawan.
 
"Ini merupakan kemunduran dalam era demokrasi saat ini. Untuk itu, sebagai solidaritas, kami akan memboikot berita DPRD Inhil sampai ada permintaan maaf secara terbuka dari yang bersangkutan," tegasnya.
 
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Inhil Maryanto tidak mengakui adanya pengancaman dirinya kepada wartawan tersebut.
 
"Tidak ada saya mengancam, tapi saya menyayangkan dalam pemberitaan tersebut tidak ada konfirmasi kepada saya. Tapi permasalahan ini sudah selesai," jawabnya.
 
 
 
Ragil Hadiwibowo

#ArogansiAnggotaDPRD

Index

Berita Lainnya

Index