HARIANRIAU.CO, LINGGA - Persatuan Jurnalis Lingga (PJL) yang merupakan wadah bagi insan pers lokal Kabupaten Lingga gelar silaturahmi wartawan lokal dalam rangka mendukung liputan berbudaya di hari sumpah pemuda 28 Oktober 2016.
Kegiatan yang dilakukan di aula hotel Gapura Singkep, Kamis (27/10) malam, juga diadakan dengan pemilihan bersama oleh anggota sejumlah insan pers Lingga untuk pemilihan ketua serta pengurus baru PJL tersebut.
Rapat yang dihadiri sebanyak 21 dari 26 insan pers yang menggabungkan diri bersama wadah PJL baik itu dari media elektronik, online, maupun media cetak harian dan mingguan, melakukan voting bersama dengan masing-masing insan pers mengusulkan tiga nama dari setiap anggota yang hadir.
Akhirnya tiga nama yang memiliki suara terbanyak yakni Ramlan sebanyak 16 suara dan Nurjali 13 suara serta Ardi 7 suara. Maka, calon incumbent Ramlan terpilih untuk memimpin PJL tiga tahun kedepan.
"Maka keputusan ini sah. Ramlan terpilih sebagai ketua PJL untuk tiga tahun mendatang,"ujar Nurjali selaku pimpinan rapat, Kamis (27/10) malam.
Dijelaskan Nurjali, dengan terbentuknya pengurusan baru, wadah PJL ini merupakan wadah bagi insan pers lokal di Kabupaten Lingga untuk mendapatkan kesempatan diperhatikan oleh berbagai kalangan. Tanpa membedakan baik media online maupun media cetak.
"Walaupun kita bekerja sama dengan pemkab Lingga, namun kita juga sebagai mitra. Untuk mewujudkan misi bupati Lingga menuju Lingga Terbilang kedepan,"imbuh Nurjali yang kini terpilih menjadi sekretaris PJL.
Dikatakannya, untuk pemberitaan, diharapkan peran pers tetap berimbang memberikan informasi baik kepada pemerintah maupun masyarakat luas.
"Kita tetap mengacu kepada etika jurnalistik, melahirkan budaya pers yang bernilai edukasi,"imbuhnya.
Sementara itu, Ramlan selaku ketua terpilih mengatakan, PJL sudah terbentuk selama dua tahun. Yang anggotanya adalah wartawan lokal yang berdomisili di Lingga.
Maka, kedepan wadah PJL dengan kepengurusan yang terpilih tetap berdampingan dan berkesinambungan dengan pemerintah dan juga mewujudkan Kabupaten Lingga terbilang 2020.
"Wadah ini bagaimana kita berfikir, agar jurnalis lokal ini diperhatikan Pemkab maupun di dewan. Karena selama ini kita tidak dianggap. Bagaimana kita kedepan lebih pedulikan kesejahteraan bagi wartawan lokal kedepan melalui wadah ini," imbuhnya.
Ruzi Wiranata

