Alhamdulillah, Tahun Ini Riau Dapat Kuota 2.304 Jamaah Haji

Alhamdulillah, Tahun Ini Riau Dapat Kuota 2.304 Jamaah Haji
Ilustrasi. (Pexels)

HARIANRIAU.CO - Setelah pemerintah Arab Saudi menetapkan kuoata haji Indonesia tahun 2022 sebanyak 100.051 jamaah dengan batasan usia dibawah 65 tahun. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menandatangani Keputusan Menteri Agama (KMA) No 405 tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M.

Dalam KMA yang ditandatangani Menag Yaqut tertanggal 22 April 2022 ini ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M berjumlah 100.051, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus. Kuota jamaah haji untuk Provinsi Riau sebanyak 2.304 orang.

Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA didampingi Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Drs H Syahrudin M Sy menyebutkan, jumlah 2.304 untuk Riau tersebut meliputi jamaah haji reguler 2.290 orang, Pemimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) 2 orang, Petugas Haji Daerah 12 orang, Petugas Haji Daerah 12 orang dan Jumlah Kloter 6 kloter.

“Jumlah tersebut hanya berkiasa 45- 46 persen dari total kuota normal JCH Riau tahun 2020 dari kuota sekitar 5.000 jamaah lebih,” ungkap Mahyudin.

Ia menambahkan, dengan telah ditetapkannya jumlah kuota jemaah haji per Provinsi, maka maka Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau sudah bisa melakukan verifikasi terkait dengan segala sesuatu yang berkenaan dengan persiapan penyelenggaraan haji.

Berdasarkan ketentuan Kemenag, jemaah haji yang akan berangkat merupakan CJH yang sudah masuk dalam alokasi kuota haji tahun 1443H/2022M berdasarkan nomor urut porsi pada masing-masing kabupaten kota.

Batasan usia minimal 18 tahun per 4 Juni 2022 dan maksimal batasan kelahiran 8 Juli 1957. Selain itu, jemaah yang berangkat belum pernah menunaikan ibadah haji atau sudah pernah dengan batas pailing singkat 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji terakhir.

Ia menambahkan, Jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M yang tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/2022 M diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M sepanjang kuota haji tersedia.

“Mudah- mudahan penyelenggaraan haji tahun ini bisa berjalan dengan baik, sehingga tahun depan kuota bisa kembali normal dengan memprioritaskan jamaah lanjut usia,” harap Mahyudin. 

Halaman :

#Riau

Index

Berita Lainnya

Index