Kebakara Kantor Sat Polair, Ini Penjelasan Kapolres Inhil

Kebakara Kantor Sat Polair, Ini Penjelasan Kapolres Inhil

HARIANRIAU.CO, INDRAGIRI HILIR - Kapolres AKBP Dolifar Manurung mengungkapkan bahwa saat ini penyebab kebakaran Pos Sat Polair di parot 19 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir masih dalam lidik.

Dolifar menuturkan pada saat kebakaran yang terjadi sekira pukul 18.45 WIB tersebut pos dijaga oleh tiga orang petugas yakni Brigadir Dasandri, Brigadir HS Siregar dan Brigadir Fredi Ary.

Pada saat kebakaran, Dolifar mengungkapkan bahwa saat itu Brigadir Dashendri dan Brigadir Heri Siregar baru selesai melaksanakan sholat Maghrib di mesjid sekitar kantor Sat Polair Parit 19.

"Katika itu mereka melihat api sudah mulai membesar di bagian belakang kantor Kantor Sat Polair," tutur Dolifar dalam siaran persnya.

Selanjutnya Brigadir Dashendri dan Brigadir Heri Siregar langsung mengambil ember berisi air dan mencoba melakukan upaya pemadaman.

Saat melakukan pemadaman tersebut 2 orang PHL dari Sat Polair bernama Joni dan Putra mencoba menyelamatkan speed boat yang ditambatkan di kantor tersebut namun api semakin besar hingga membakar beberapa speed boat yang terparkir dikantor Sat Polair.

"Akibatnya Joni dan Putra yang berusaha menyelamatkan Speedboat mengalami luka bakar," katanya.

Selanjutnya Brigadir Dashendri dan Brigadir Heri Siregar mencoba menghubungi rekan-rekannya yang lain untuk membantu memadamkan api dan dua orang korban yang terluka segera dilarikan kerumah sakit Puri Husada untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dugaan awal asal api berasal dari arus pendek listrik diruangan Pos Polair.” tukasnya Kapolres.




Ragil Hadiwibowo

Berita Lainnya

Index