Kasus Begal di Teluk Pinang Menjadi Perhatian Kapolres Inhil

Kasus Begal di Teluk Pinang Menjadi Perhatian Kapolres Inhil
AKBP Dolifar Manurung

INDRAGIRI HILIR - Kasus pembegalan yang terjadi di Jalan Lintas Sungai Iliran Parit 18 Desa Sungai Iliran Kecamatan Gaung Anak Serka menjadi atensi Polres Indragiri Hilir.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung SIK mengatakan, untuk mengungkap pelaku dari tindak pidana ini dimohon doa dan juga kerjasama dari masyarakat agar pelakunya bisa cepat tertangkap.

"Kasus ini menjadi perhatian kami, dan kami juga memohon ke masyarakat bekerjasamanya dalam hal permasalahan ini," terangnya, Sabtu, 4 Februari 2017.

Selain itu, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, jika hendak berpergian agar selalu berombongan dan tidak melakukan perjalanan terlalu sore.

"Mengingat banyaknya jalan di daerah Inhil ini yang sepi dan jauh dari rumah penduduk, kita himbau agar tidak melakukan perjalanan sendiri dan juga diwaktu yang sudah sunyi dilalui orang-orang," jelasnya.

Untuk diketahui kasus begal tersebut melibatkan korban suami istri yang merupakan warga Desa Teluk Tuasan Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir Ujang (43) dan istrinya Yeni (36) dicekal sekelompok oleh 5 orang laki - laki yang semuanya memakai sebo.

Pada kasus ini korban mengalami kerugian materi sebesar lebih kurang Rp. 18.000.000, yang terdiri dari 4 unit HP berbagai merek, 1 buah dompet berisikan surat-surat pribadi milik korban, 1 buah cincin dan sepasang anting dari emas putih seberat 6.8 gram, 1 buah kalung emas seberat 3.4 gram dan uang tunai sebesar Rp. 5.000.000.

"Saat ini, pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dialami korban masih dalam penyelidikan Polsek GAS," imbuhnya.

Berita Lainnya

Index