DBD di Pekanbaru Meningkat Lagi

DBD di Pekanbaru Meningkat Lagi
Ilustrasi

PEKANBARU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru kembali meningkat. Sampai minggu ke sembilan ini, kasus DBD sudah mencapai 138 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir menyebut, korban yang rawan diserang DBD anak-anak usia 0 sampai 14 tahun. Tapi, untuk menekan angka DBD ini, ia sudah mempersiapkan surat edaran yang nantinya akan dikirim ke seluruh camat se Kota Pekanbaru. Surat edaran tersebut berisi sejumlah intruksi dan imbauan yang harus dilakukan oleh camat dan lurah untuk menekan angka DBD.

"Suratnya sudah kita serahkan ke PJ Walikota Pekanbaru, tinggal menunggu diteken pak PJ saja. Setelah itu nanti langsung kita kirim ke seluruh camat untuk ditindaklanjuti," kata Helda di Pekanbaru, Kamis (9/3/2017).

Kata dia, surat edaran yang akan dikirimkan ke seluruh camat tersebut berisi imbauan kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat, dan mengalakkan program satu rumah satu jumantaik dan pemasangan lavitrap.

"Kami minta camat untuk menindaklanjuti surat edaran ini," kata dia.

Program satu rumah satu kader jumantik perlu digalakkan untuk mencegah meningkatkanya kasus DBD di Pekanbaru. Program satu rumah satu kader jumantik melibatkan salah satu anggota keluarga yang diberikan pemahaman soal mencegah penyakit DBD dan mendeteksinya secara dini.

"Kita harapkan satu rumah datu kader Jumanti ini bisa melakukan deteksi dini, serta bagaimana mencegak perkembangbiakan nyamuk aedes agypti," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, Gustiyanti. Ia meminta masyarakat untuk ikut andil menekan angka DBD dengan cara berprilaku hidup sehat. Masyarakat diimbau untuk melakukan 3 M plus agar bisa memutus mata rantai penyebaran DBD.

Abate dan racun malation yang dipakai untuk satu tahun ke depan, sudah disiapkan Diskes. Tetapi untuk penggunaan itu harus tetap melakukan fogging sesuai standard operating procedure (SOP).

"Apabila ada kasus, Diskes lakukan penyelidikan etiomologi. Jika dinyatakan ada jentik nyamuk, baru dilakukan fogging," kata dia.

Untuk itu, kata dia, Diskes harus lakukan penyelidikan, sebelum diputuskan melakukan fogging. "Kalau ada tiga orang demam baru lakukan fogging," imbuhnya. 

Berikut ini data DBD hingga Minggu ke Sembilan 2017

Sukajadi 3 orang
Senapelan 4 orang
Pekanbaru Kota 6 orang
Rumbai Pesisir 10 orang
Rumbai 7 orang
Limapuluh 9 orang
Sail 1 orang
Bukit Raya 30 orang
Marpoyan Damai 20 orang
Tenayan Raya 14 orang
Tampan 22 orang
Payung Sekaki 12 orang

Total 138 orang. (Hlr)

Halaman :

Berita Lainnya

Index