Dua mobil All New Honda CR-V Turbo dikendarai melintasi laut pasir saat Media Test Drive di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, 20 Juli 2017. Mobil generasi kelima ini memiliki mesin 1,5 liter VTEC Turbo dengan dua pilihan yaitu 1,5 liter turbo dan 1,5 lite

Recall Ribuan Honda CR-V Dilakukan Setelah Ramai di Weibo

Selasa,13 Februari 2018 - 19:47:41 WIB | Di Baca : 1795 Kali

HARIANRIAU.CO - Honda Motor Co Ltd menarik sekitar 350 ribu unit mobil Honda CR-V dan Civic di Cina menyusul banjirnya keluhan di situs microblogging Sina Weibo, setara dengan Twitter.

Penarikan dilakukan karena adanya bensin yang tidak terbakar dalam jumlah yang tidak normal dan terkumpul di tempat oli. Mesin juga bertambah panas dengan kerusakan itu. Padahal, menurut sejumlah pemilik, mesin berjalan normal sebelum mengalami kelainan tersebut.

Kasus ini banyak terjadi di wilayah Cina bagian utara, di mana suhu sering mengalami penurunan di bawah titik beku. Pengemudi juga sering hanya melakukan perjalanan jarak pendek. Dalam beberapa kasus, kondisi dirasakan pengemudi adanya bau bensin yang kuat masuk ke mobil dan mungkin juga menyebabkan indikator pengecekan mesin menyala terus-menerus, menurut laporan Weibo. Namun, Honda mengatakan ini tidak mempengaruhi performa mesin atau mobil dan tidak ada laporan kecelakaan.

Pembuat mobil Jepang dan mitranya, Dongfeng Motor Group, berencana memperbaiki masalah yang dilaporkan dengan mengutak-atik perangkat lunak injeksi Honda CR-V dan Civic.

Seandainya masalahnya muncul beberapa tahun lalu, sebelum situs seperti Twitter dan Weibo marak, kasus itu bisa diselesaikan melalui saluran layanan pelanggan biasa. Pabrikan mobil hanya akan meminta konsumen datang ke dealer untuk menyelesaikan masalahnya dan semuanya ditanggung gratis.

Berkat platform seperti Weibo, keluhan tentang produk tertentu cenderung tidak terkendali, sebuah pola yang muncul baik di Cina maupun Amerika Serikat. "Tanpa Weibo, ini akan berlangsung bertahun-tahun," kata James Chao, analis otomotif market IHS di kawasan Asia-Pasifik. "Begitulah untuk industri ini di era pra-Weibo, pra-Twitter."

Akibatnya, masalah ini jauh lebih merusak merek Honda secara komersial. Namun, Honda memberikan respons cepat dan kasus pada Honda CR-V dan Civic tidak mempengaruhi keamanan dan lebih disebabkan oleh faktor lingkungan daripada manufaktur.

sumber: tempo

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...