Ternyata Ini Alasan Bu Septyan Bunuh 3 Anaknya, Bukan Diracun

Selasa, 27 Februari 2018 | 18:20:11 WIB
Ni Luh Putu Septyan P, guru yang membunuh 3 anak kandungnya di Bali. (Istimewa)

HARIANRIAU.CO - Ketika cinta mulai pudar, apapun bisa terjadi. Dan, itulah yang terjadi dengan pasangan Ni Luh Putu Septyan dengan Putu Moh Diana.

Septyan tega membunuh darah dagingnya sendiri karena tak ingin ketiga anaknya dikuasai oleh sang suami.

Septyan menghabisi ketiga anak kandungnya dengan cara dibekap di dalam kamar. Setelah ketiga anaknya tewas, Septyani berusaha bunuh diri, tapi gagal.

Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo mengatakan, berdasar hasil pemeriksaan, pelaku mengaku tidak rela ketiga anaknya diasuh suaminya.

“Dia ingin mengajak anaknya ke alam sana (surga, red). Tapi, pelaku gagal menyusul (mati) dengan cara bunuh diri,” ungkap AKBP Djoni Widodo.

Cekcok menjadi alasan guru PNS itu mengakhiri hidup bersama ketiga anaknya.

“Saksi ibu kandung dan suaminya mengakui jika sempat terjadi cekcok mulut di TKP (rumah yang dijadikan tempat membunuh anak di Banjar Palak, red),” jelasnya lagi,” imbuhnya.

Dikatakannya, pelaku juga menyampaikan kalau ada masalah rumah tangga yang rumit termasuk masalah materi dan hutang piutang yang ditanggungnya sendiri.

Gagal mencari solusi, pelaku kemudian mencari solusi lain. Dia membeli racun serangga cair merek Baygon di sebuah minimarket.

Polisi sendiri telah memeriksa pemilik minimarket untuk dimintai keterangan. Dan, saksi mengakui Septyan sempat membeli cairan mematikan itu di minimarket.

Akibat perbuatannya, Septyan ini dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku bisa dihukum 15 tahun penjara dan denda Rp 3 miliar. Dalam pasal disebutkan jika tindak pidana dilakukan oleh orang tua sendiri maka hukumannya ditambah,” terangnya.

Hingga kini, kondisi Septyan mulai stabil. Namun masih dirawat di RS Sanglah. Polisi terus memantau perkembangan kesehatan Septiyani.

sumber: pojoksatu

Terkini