Terjebak Macet Membuat 10 Orang Meninggal di Jalan

Rabu, 06 Juli 2016 | 10:56:24 WIB

HARIANRIAU.CO - Ternyata tidak hanya kecelakaan saja yang bisa membuat orang meninggal di jalan. Karena terjebak macetpun bisa membuat orang menghembuskan nafas yang terakhir. 

Tidak tanggung-tanggung, yang meninggal akibat kemacetan arus mudik di Brebes tercatat mencapai 10 orang yang berlangsung dari 3-5 Juli. Mereka rata-rata meninggal karena kelelahan.

‎"Ya, benar ada yang meninggal," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kab Brebes, Jawa Tengah, Sri Gunadi Parwoko‎ saat dikonfimasi, Selasa (5/7/2016).

Ia menjabarkan, pada 3 Juli 2016 korban bernama Azizah (1,4 tahun) asal Kutoarjo meninggal setelah terjebak macet selama 6 jam. Bocah itu meninggal dalam ‎perjalanan menuju Puskesmas. 
‎
Pada 4 Juli 2016, tercatat ada enam orang meninggal dunia. Diantaranya, Sundari (58) asal Purworejo. Ia meninggal di bus Pahala Kencana yang terjebak macet. Ada pula Susyani (36) asal Cibinong. ‎"Meninggal ditempat, turun dari bus Rosalia Indah karena pusing terjebak kemacetan di Jalan Karangbale Larangan," tutur Sri seperti dilansir riaupos.
‎

Sariyem (45) warga asal Banyumas meninggal setelah diturunkan dari travel yang mengangkutnya di sebuah klinik. Begitupula S‎uharyati (50). Ia meninggal setelah turun dari bus Sumber Alam terjebak di jalan Karangbale L‎arangan.

‎Poniatun (46) asal Kebumen meninggal usai turun dari bus Zaki Trans. ‎Sedangkan Sri (40) warga Wonogiri meninggal di dalam mobil lantaran sakit jantung dan kecapean.
‎
‎Untuk kejadian 5 Juli 2016, tercatat tiga orang meninggal dunia akibat lelah lantaran macet. Yakni, Rizaldi Wibowo (17) asal Kendal, Suhartiningsih (49) asal Jakarta, dan Sumiatun (67) asal Pademangan, Serpong, Tanggerang
‎
‎Selain mencatat korban meninggal akibat kelelahan, Dinkes Kabupaten Brebes juga mencatat ada dua orang meninggal dikarenakan sakit. Diantaranya, Yuni (50) asal Magelang dan Turinah (53) asal Kebumen.
‎
Adapula tercatat meninggal akibat kecelakaan lalu lintas saat mudik. Yakni, Taklim (46) asal Ketanggungan, seorang warga Banyumas yang tidak diketahui namanya, Taryona (39),Okta Tri Utami (36), Komar (40).Sedangkan, ‎satu orang meninggal bernama Khariri (40) tewas lantaran tersetrum listik‎ di tengah arus mudik.

Terkini