HARIANRIAU.CO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Panen Sawi hasil pertanian Warga Binaan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Wahyu Prasetyo bersama Kasi Kegiatan Kerja dan Kasubsi Sarana Kerja. Selasa, (23/03/2021).
Lapas tidak hanya sebagai tempat membina Narapidana secara konvensional, tetapi juga dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas.
Pembinaan yang diberikan sebagai salah satu tujuan utama Pemasyarakatan guna mempersiapkan para WBP disaat bebas nanti memiliki keahlian dan terampil serta produktif sehingga bisa membuka peluang usaha sendiri.
Ini salah satu keberhasilan para petugas dalam memberikan pembinaan kepada para WBP baik yang ada di Lapas atau Rutan, misalnya dalam kegiatan pertanian dan perkebunan.
Kalapas sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan panen ini. Menurutnya hal ini perlu di contoh dan diteladani sebagai program pembinaan produktif bagi narapidana untuk dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Panen ini juga menunjukan ukuran pembinaan yang kita lakukan berhasil dengan baik dan berharap agar kedepannya ada program-program pembinaan yang bisa kita lakukan dengan lebih baik lagi," Ujar Kalapas, Senin, (22/03) kemarin.
Ia juga menambahkan, "Hasil panen kali ini cukup bagus, selain bisa dijual untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak, juga bisa dimasak untuk makan bersama sehingga meningkatkan kebersamaan," ucapnya.
Pada kesempatan ini ia juga menjelaskan bahwa lahan terbatas tak menyurutkan WBP dan petugas untuk menggiatkan kegiatan pertanian di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.
"Terbukti hari ini kami bisa panen sawi yang besar lagi segar," pungkasnya.
OPPY