Hacker Masih Ingin Hidupkan Kembali Serangan WannaCry

Hacker Masih Ingin Hidupkan Kembali Serangan WannaCry
Ilustrasi

LONDON - Marcus Hutchins, pria berusia 22 tahun asal Inggris mengatakan bahwa hacker masih mencoba untuk mengalahkan 'kill switch'. Seperti diketahui, kill switch dapat menghentikan serangan ransomware terhadap national health service (NHS) dan perusahaan global.

Dilansir Theguardian, Senin (22/5/2017), Marcus disebut sebagai pahlawan tak disengaja saat ia mendaftarkan alamat web yang menjadi kill switch atau sakelar pembunuh untuk WannaCry.

Ia mengatakan bahwa hacker mencoba untuk membanjiri situs tersebut untuk membangkitkan kembali uang tebusan yang mengganggu NHS dan perusahaan di seluruh dunia.

Alamat website bertindak sebagai bacon atau suar bagi malware, yang jika dihubungi memberi tahu WannaCry untuk berhenti. Ketika mendaftarkan nama domain itu, Marcus menghentikan penyebaran WannaCry dengan mengaktifkan sakelar pembunuh tersebut.

 Hacker kini mencoba untuk membuat domain milik Marcus tidak terjangkau dengan menggunakan serangan distributed denial of service (DDoS). Membuat lalu lintas yang berlebihan sehingga upaya untuk menghubungi domain oleh WannaCry tidak terjawab.

 

Marcus telah mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi domain dari serangan DDoS, yang menggunakan botnet Mirai, yakni beralih ke versi cache dari situs yang mampu menangani muatan lalu lintas yang jauh lebih tinggi ketimbang situs live. (okz)

Berita Lainnya

Index