Hasrat Seks di Dalam Penjara

Hasrat Seks di Dalam Penjara

Pada 1980 Russell Dan Smith, seorang Amerika yang jadi korban pemerkosaan di dalam penjara, mendirikan Just Detention International. JDI adalah organisasi hak asasi manusia dan kesehatan yang mencari cara untuk menghentikan pemerkosaan dan penganiayaan seksual lain di penjara

JDI memiliki tiga tujuan pokok dalam pekerjaannya, di antaranya untuk tetap memandang petugas pemerintah bertanggungjawab atas pemerkosaan di penjara; untuk mempromosikan sikap publik yang tinggi nilainya soal kesehatan dan keselamatan para narapidana di penjara; dan untuk menjamin bahwa korban pemerkosaan di dalam penjara mendapatkan segala bantuan yang mereka butuhkan.

Prinsip kunci bagi pekerjaan JDI: ketika pemerintah menghilangkan kemerdekaan seseorang, mereka harus bertanggung jawab penuh dalam menjaga keselamatan orang tersebut. Pemerkosaan di penjara dapat dicegah.

Maka, JDI pun bergerak. Organisasi ini mengembangkan hukum dan kebijakan, bekerja sama dengan penjara untuk melatih petugas-petugasnya, mendidik narapidana-narapidana, dan membagikan informasi kepada ribuan korban-korban pemerkosaan di penjara setiap tahun.

Tak cukup sampai di situ, JDI juga berusaha menjalin hubungan dengan pembela hak asasi manusia, staf penjara, pembuat kebijakan, pemberi program kesehatan dan bantuan konsultasi kejiwaan, dan korban-korban perkosaan di penjara pada skala global. Mereka membantu terbangunnya gerakan-gerakan lokal dan nasional dengan tujuan penghentian pemerkosaan di penjara.

Sumber: tirto

Halaman :

Berita Lainnya

Index