Aksi prajurit TNI

Tali Tiang Bendera Terlepas saat Upacara, Hal yang Prajurit TNI ini Bikin Kagum

Selasa,22 Agustus 2017 - 14:19:12 WIB | Di Baca : 6667 Kali


Seluruh lapisan masyarakat bersuka cita merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72.

Namun di dalam pelaksanaan perayaan tersebut, ada saja insiden-insiden yang membuat heboh.

Sebut saja insiden peci tersangkut dan ikut berkibar bersama bendera.

Atau peristiwa nahas peserta panjat pinang di Bandung terjatuh dari ketinggian tujuh meter hingga akhirnya tewas.

Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan insiden tali tiang bendera putus sesaat sebelum bendera dinaikkan.

Namun ada hal menarik pada insiden yang satu ini.

Seorang prajurit TNI sigap menaiki tiang bendera untuk meraih tali tiang bendera yang terlepas.

Setelah berhasil mendapatkan ujung tali tiang bendera, prajurit TNI itu langsung memasangkannya pada ujung bendera yang sedang dipegang petugas paskibra.

Berkat aksi sigap prajurit TNI itu, upacara penaikkan bendera bisa dilanjutkan.

Video yang diunggah pada, Minggu (20/8/2017) oleh akun Twitter @am0k4 itu, sudah mendapatkan retweet sebanyak 936 kali.

Berikut komentar netizen yang memberikan pujian terhadap sang TNI.

@indriyantomd: "Makasih pak TNI dan petugas serta semua peserta upacara tetap khidmad mengikuti upacara."

@her_alone: "Begini seharusnya 'membuat keputusan' !"

@27Jeriva: "Salut untuk pak TNI. Keren."

@MbuCucuiryani60: "@dedisagala24 teruji dlm kondisi apapun...kereeen (y)"

@trinita_gloria: "Rasa cinta akan bangsa ini bisa mengatasi segalanya.  Nasionalisme yg tinggi. Proud of you."

@Karismatique99: "bravo tni..... kaulah pelindung rakyat. Pengayom yg sejati tampa pamrih membela rakyat..... semoga tni menjaga NKRI dari komunid."

@Nu_rhs: "Maasyaa Allah.. TNI senantiasa siaga menjaga, mengawal, dan menyelamatkan Merah Putih untuk selalu berkibar. Hormat @Puspen_TNI."

@Babiburukmuka: "Kereeeeeennn.... rakyat bisa tidur nyenyak kalo dijaga TNI spt ini... hidup TNI..!!!!!"

Daftar 6 Insiden Lomba Perayaan HUT RI Berujung Maut

Memasuki bulan Agustus, seluruh masyarakat bersuka cita menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Biasanya sejak awal Agustus, euforianya sudah terasa.

Jalanan dipenuhi bendera hingga bangunan yang dicat warna merah putih.

Sederet perlombaan pun menghiasi semaraknya perayaan HUT RI ini.

Mulai dari balap karung, gebuk bantal, dan yang paling fenomenal adalah panjat pinang.

Namun di tengah kemeriahan itu, ada beberapa insiden yang berujung duka.

TribunJabar.co.id telah merangkumnya ke dalam 6 insiden lomba perayaan HUR RI yang berujung kematian.

Simak ulasannya:

1. Jatuh dari ketinggian tujuh meter

Suasana kegembiraan merayakan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di lapangan voli Jalan Merkuri Utara RT 05/03 Kelurahan Manjahlega Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis (17/8/2017) berubah jadi peristiwa berdarah mengerikan.

Suasana kegembiraan merayakan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di lapangan voli Jalan Merkuri Utara RT 05/03 Kelurahan Manjahlega Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis (17/8/2017) berubah jadi peristiwa berdarah mengerikan. (Dokumentasi Polrestabes Bandung)

Suasana meriah di lapangan voli Jalan Merkuri Utara RT 05/03 Kelurahan Manjahlega Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis (17/8/2017), mendadak berubah.

Pasalnya ada seorang peserta panjat pinang tewas usai terjatuh dari ketinggian tujuh meter.

Icim mendadak roboh dan bersimbah darah di hadapat para penonton.

Berdasarkan keterangan polisi, kronologinya bermula saat Icim berada di atas pohon pinang dan berniat mengambil hadiah.

Namun nahas, batang pohon pinang itu patah dari sambungan hingga menyebabkan Icim terjatuh.

Icim menderita patah leher dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al Islam, Bandung.

2. Masih panjat pinang

Insiden maut lomba panjat pinang pernah terjadi pada tahun 2014 silam.

Lomba panjat pinang di Medan, Sumatera Utara, yang harusnya menghibur warga malah berakhir duka.

Indra Syahputra terjatuh dari pohon pinang yang ia panjat, Minggu (17/8/2014).

Saat itu Indra sedang berada di ketinggian sekira lima meter sambil mendekap pohon pinang yang dilumuri minyak kelapa.

Namun nahas, temannya yang hendak memanjat ke atas kehilangan keseimbangan dan menarik baju Indra hingga menyebabkan dia terjatuh.

Indra sempat mendapat perwatan di rumah sakit, namun dua hari pascakejadian, remaja itu meninggal dunia.

3. Peserta balap karung roboh bersimbah darah

Sahrian tewas ditusuk saat merayakan HUT Kemerdekaan 17 Agustus 195 di Barito Timur

Sahrian tewas ditusuk saat merayakan HUT Kemerdekaan 17 Agustus 195 di Barito Timur (ist)

Peserta balap karung, Sahrian (36) warga Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah tiba-tiba jatuh usai mendapat tusukan dari belakang oleh JN (27), Rabu (16/8/2017).

Melansir dari Banjarmasin Post, saat itu sedang dilaksanakan lomba balap karung di RT 06 Desa Hayaping dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Republik Indonesia.

Usai terjadi penusukkan, warga kocar-kacir dan berhamburan, susana pun menjadi gaduh.

Sahrian meninggal dunia di lokasi kejadian dalam kondisi bersimbah darah di hadapan ratusan warga.

Motif pelaku masih belum diketahui dan kasus tersebut sedang didalami oleh polisi.

"Memang ada pembunuhan dan pelaku sudah diamankan. Kini diperiksa oleh penyidik. Demikian pula dengan saksi-saksi," ujar Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK.

4. Tenggelam saat asyik nonton gebuk bantal

Selly (12) dan Mila (12) tewas tenggelam saat sedang asyik menonton lomba gebuk bantal, Rabu (17/8/2016) lalu.

Keduanya tenggelam di sebuah kolam berkedalaman dua meter di Sidorejo ,Kecamatan Pakal, Surabaya.

Menurut keterangan polisi, Selly yang sedang menonton lomba diduga terpeleset dan tercebur ke dalam kolam ikan.

Mila yang mengetahui hal itu segera menolongnya, namun nahas dirinya justru ikut tenggelam.

5. Tertimpa pohon pinang

Yulia Anisa (8) tewas tertimpa batang pohon pinang yang digunakan untuk perlombaan di Nagari Pakan Rabaa, Sumatera Barat, Senin (15/8/2016).

Pohon pinang yang menimpa gadis malang tersebut dipasang terbalik saat jalannya lomba.

Namun bagian pohon itu patah dan akhirnya menimpa Yulia.

6. Penjaga gawang kena serangan jantung

Di saat sorak penonton meramaikan acara lomba sepakbola sarung, di Banjarsari, Solo, Selasa (14/8/2007) lalu, Sugito tiba-tiba roboh dan tidak sadarkan diri.

Saat mengikuti lomba tersebut, Sugito menjadi seorang penjaga gawang.

Namun maut menjemputnya ketika ia sedang bertanding.

Penyebab Sugito meninggal dunia diyakini karena serangan jantung.

 

 

Sumber: tribun






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...