Suku Matis.

Ritual Kejam Ini Dianggap Buat Pemuda Jadi Pria Sejati

Jumat,27 Oktober 2017 - 19:24:19 WIB | Di Baca : 4012 Kali


HARIANRIAU.CO - Setiap suku di dunia biasanya memiliki ritual khusus yang menandai kedewasaan seeorang. Tak jarang, tradisi yang ditempuh cenderung ekstrem bahkan terlampau kejam.

Meskipun demikian, ritual tersebut tetap dijalankan dan dipegang oleh mereka yang telah meyakininya. Tak terkecuali juga dengan Suku Matis, yakni suku yang mendalami satu wilayah terpencil di Brazil.

Dilansir dari segiempat.com, Jumat (27/10/2017), suku ini menganut tradisi atau ritual menuju kedewasaan yang bisa dibilang cukup sadis.

Bagaimana tidak, para pemuda yang ingin dianggap dewasa, harus rela melewati beberapa tahapan ritual keji.

Satu di antara ritual tersebut adalah meneteskan racun yang berbahaya di kedua mata mereka.

Pertama kali, racun diteteskan pada mata agar dapat melihat secara jelas. Laki-laki tersebut dianggap mengalami peningkatan pada penglihatannya.

Tak berhenti di situ, setelah ditetsi racun, selanjutnya adalah ritual cambuk.

Tubuh para pemuda tersebut akan dicambuk berkali-kali oleh para tetua.

Setelah dicambuk, di akhir ritual, si pemuda akan kembali disuntikkan racun.

Dilansir tribun, ramuan racun tersebut berasal dari ekstrak katak monyet yang kerap disebut racun Kampo.

Sebagai reaksinya, pemuda tersebut akan mengalami gerakan pencernaan yang tak terkontrol dan membuatnya muntah-muntah.

Meskipun terkesan kejam, Suku Matis percaya jika pemberian racun Kampo mampu menjadikan pemuda-pemuda tersebut sebagai pria sejati dan pemburu yang handal. Bagaimana menurutmu?




Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...