Dugaan penggunaan bayi berumur empat bulan untuk bom bunuh diri. (Daily Mail)

Kondisi Terkini Bayi 4 Bulan Digunakan untuk 'Menyimpan' Bom

Minggu,28 Januari 2018 - 14:53:16 WIB | Di Baca : 1878 Kali


HARIANRIAU.CO -  Tentara Taliban menggunakan bayi berusia empat bulan untuk menyembunyikan sebuah bom.

Mereka melakukan ini untuk melakukan sebuah serangan ke kota Afghanistan.

Dengan menyembunyikan bahan peledak di dalam pakaian anak kecil, mereka menuju Kunduz untuk melakukan kekejaman.

Menurut Kabul Times sebagaimana dikutip Daily Mail (26/1), bahan peledak itu disembunyikan dengan hati-hati di tubuh bayi.

Kelompok tersebut berhenti saat mencoba memasuki kota, di Afghanistan utara.

Sowita Abulrahizai, wakil ketua Komisi Hak Asasi Manusia Independen Afghanistan mengatakan tentang kejadian tersebut:

"Menggunakan anak-anak dalam konflik bersenjata adalah tindakan yang paling brutal dan kejam di masyarakat, karena tindakan tersebut dilarang oleh syariah Islam dan undang-undang negara," ujarnya.

Penangkapan tersebut dilakukan karena didapati ada enam anak tewas dalam pertempuran di dekat kota Ghazni, Afghanistan tengah.

Tapi menurut laporan lain, ada yang menyatakan pendapat berbeda.

Bahwa penyebab tewasnya anak-anak tersebut disebabkan serangan udara oleh pasukan Afghanistan.

Orang-orang setempat juga mengatakan bahwa anak-anak tersebut tewas dalam serangan udara oleh pasukan keamanan Afghanistan.

Ketika mereka melakukan peningkatan jumlah operasi udara.

Menurut laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, 2.640 warga sipil terbunuh dan 5.379 orang luka-luka antara Januari dan September tahun lalu.


Sumber : tribunwow






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...