HARIANRIAU.CO - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito membenarkan bahwa BPOM telah membuat surat berisi penjelasan tentang bahaya obat sariawan Albothyl.
Surat tersebut beredar dan viral di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Dalam surat itu disebutkan bahwa obat sariawan Albothyl memiliki kandungan berbahaya.
Risiko yang ditanggung pengguna tidak sebanding dengan manfaat yang ditawarkan. Karena itu, BPOM meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak menggunakan Albothyl.
“Untuk sementara jangan dulu digunakan. Dalam waktu dekat kami akan melakukan klarifikasi mengenai Albothyl,” ujar Penny K Lukito, Kamis (15/2/2018).
Albothyl diduga memiliki kandungan yang dapat membuat sel nekrosis atau sel-sel tubuh mati.
Penggunaan Albothyl bukan untuk menyembuhkan, tapi membuat mati sel-sel dalam oral. Sudah banyak korban yang menggunakan albothyl dan mengalami kanker oral/lidah.
Berikut surat BPOM tentang bahaya obat Albothyl



