Identitas Kakek yang Terlantar Hingga Lukanya Dikerubungi Lalat

Identitas Kakek yang Terlantar Hingga Lukanya Dikerubungi Lalat

HARIANRIAU.CO - Masih ingat dengan kisah kakek Panggabean, yang ditemukan terlantar di halte pada bulan Oktober 2019? Kakek Panggabean dulu terlantar berhari-hari di halte Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto, Medan. Saat ditemukan kondisi kakek Panggabean cukup mengenaskan yaitu ditemukan luka di beberapa bagian badan hingga dikerubungi lalat.

Kakek bermarga Panggabean itu berasal dari Taruntung, Kabupaten Tapanuli Utara. Ia ditemukan oleh seorang perempuan bernama Alika (25) yang merasa iba dengan kondisi pria renta yang tampak terbaring beralas terpal. Tak hanya itu, sebelum mendapat pertolongan, tubuh lemah sang kakek juga dikerumuni lalat. Bahkan, di bagian punggung dan kaki dipenuhi dengan luka memar. Alika yang merasa kasihan lalu membawa Kakek Panggabean berobat meski sempat dilarang oleh seorang pria tak dikenal.

"Enggak usah, biar aku yang merawat. Aku kasih makan enak di sini kok dia Panggabean)," ucap pria yang melarang Alika membawa Kakek Panggabean.

Meski sempat berdebat, akhirnya pria itu mengizinkan Alika membawa kakek Panggabean untuk kemudian mendapat perawatan di Rumah Sakit Advent Medan. Sempat viral usai diunggah di laman Instagram Alika, Kakek Panggabean langsung mendapatkan banyak bantuan.

Sehari usai di bawa ke rumah sakit, kakek Panggabean dikunjungi petugas dari Pemko Medan, Lurah setempat dan Dinas Sosial (Dinsos). Bahkan, kondisi kakek terdengar sampai di lingkungan Polda Sumut sehingga pihak kepolisian membawa kakek Panggabean ke RS Bhayangkara Kota Medan.

Baru-baru ini, beredar kabar kalau Kakek Panggabean memiliki seorang anak yang merupakan pejabat kepolisian. Hal ini diungkap oleh laman Instagram @respek_peduli pada Senin, (23/12/2019) lalu. Dari kolom keterangan, Kakek Panggabean memiliki putra seorang Anggota Kepolisian.

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga yang senang mendapati orang tuanya kembali, si kakek ternyata telah pikun dan pergi dari rumah.

"Menurut penuturan keluarga opung, Opung gak mau tinggal sama anak-anaknya,
Maunya dirumah sendiri. Akhirnya, anak-anaknya opung ini menempatkan atau mempekerjakan suster untuk merawat dan menjaga opung. Namun susternya ini lalai sampai opung keluar rumah sendirian dan tersesat, tersesat karna faktor usia opung, sudah pikun (maaf), Saat opung keluar rumah dan tak pulang2, susternya tidak bilang dan langsung berhenti kerja." lanjut akun tersebut.

Tak hanya itu, kakek Panggabean juga sempat mengalami kecelakaan.

"Saat opung hilang, kemungkinan opung jalan2 sendiri lalu akhirnya menjadi korban tabrak lari dan kami temukan di halte lalu kami bawa ke RS Bhayangkara," tulis akun itu lagi.

Pihak keluarga juga telah mencari Kakek Panggabean.

"Semua keluarga mencari keberadaan opung paggabean hingga anak-anak opung mengetahui keberadaan opung di RS bhayangkara medan melalui info dari jajaran @poldasumaterautara. Mengetahui keberadaan Opung, anaknya langsung menemui opung di @rsubhayangkara dan memanggil @_alk26_ relawan @respek_peduli medan yg sudah merawat dan menjaga opung," ujarnya.

Halaman :

Berita Lainnya

Index