Ilustrasi PSK

Istri Nekat Jadi PSK di Lokalisasi Prostitusi Sintai karena Suami Kena PHK

Selasa,14 Januari 2020 - 20:11:21 WIB | Di Baca : 179 Kali


HARIANRIAU.CO - Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, mengaku mendapat laporan terkait adanya ibu rumah tangga yang ikut menjadi pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi prostitusi Sintai, Telukpandan, Tanjunguncang, Batuaji.

Ibu rumah tangga tersebut disebut tinggal di sekitar tempat porstitusi tersebut.

“Kami sudah terima laporannya, tiga bulan yang lalu,” ujar Aman seperti diberitakan batamnews.co.id - jaringan Suara.com, Selasa (14/1/2020).

Untuk diketahui, lokalisasi prostitusi terbesar di Batam saat ini tengah menjadi sorotan setelah terjadinya perdagangan anak di bawah umur di sana.

Dua anak baru gede itu jadi korban perdagangan manusia. Mereka dipaksa melayani nafsu para pelanggan wanita malam di sana.

Terkait itu, Aman mengaku prihatin. Ia meminta pemerintah kota Batam memberikan atensi khusus akan hal itu.

Aman menduga, fenomena ibu rumah tangga jadi PSK itu karena kondisi ekonomi. Suami kehilangan pekerjaan setelah kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Pemilik tempat hiburan di kawasan Sintai memanfaatkan kondisi itu. Mereka yang bersedia akan diberi tamu.

Sementara desakan penutupan lokalisasi prostitusi ini datang juga dari aktivitas anti-trafficking Kota Batam, Romo Paschal.

Romo Paschal menilai kawasan tersebut sudah selayaknya ditutup pemerintah setempat karena kerap menjadi pusat aktivitas perdagangan manusia.

Belum lagi para wanita-wanita penghibur di lokasi tersebut sengaja didatangkan dari luar dan diperjualbelikan di sana layaknya seorang pekerja seks.


sumber: suara.com






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...