Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau diturunkan ke Desa Trimanunggal dan Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar mengecek langsung temuan jejak Harimau sumatera, Rabu (22/1). (Foto KSDA Riau)

Ada Jejak Harimau, Tim BBKSDA Riau Diturunkan ke Tapung

Kamis,23 Januari 2020 - 23:04:13 WIB | Di Baca : 227 Kali


HARIANRIAU.CO - Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau diturunkan ke Desa Trimanunggal dan Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar mengecek langsung temuan jejak Harimau Sumatera, Rabu (22/1/2020). Tim dipimpin oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah 3, MB Hutajulu dan dua Polisi Kehutanan, mereka langsung berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menuju lokasi temuan jejak dimaksud.  

"Memang betul ada temuan jejak Harimau Sumatera," ujar Kasubag Humas BKSDA Provinsi Dian Indiarti, Kamis (23/1/2020).

Dikatakannya, beberapa hari sebelumnya, warga diresahkan dengan munculnya seekor Harimau di kawasan kebun plasma sawit dekat pemukiman masyarakat tepatnya di plasma blok 3P milik Yuli Hasibuan. 

"Hasil observasi di lapangan disampaikan bahwa memang terdapat temuan bekas jejak tapak Harimau Sumatera dengan kondisi sudah mulai hilang dikarenakan hujan terjadi beberapa hari ini di desa tersebut. Tim segera mengambil data lapangan berupa ukuran jejak," ucapnya.

Selanjutnya tim melakukan sosialisasi terkait kemunculan Harimau Sumatera dengan membagikan poster cara penanganan apabila terjadi perjumpaan dengan satwa dilindungi tersebut. Tak lupa Tim mengimbau kepada masyarakat agar untuk sementara mengurangi aktifitas berkebun di malam hari serta apabila melakukan aktifitas diharapkan untuk berkelompok, tidak seorang diri.

"Tim pun mengimbau kepada perangkat desa dan masyarakat, apabila kemudian ditemukan kembali jejak baru, sisa kotoran, atau bekas cakaran satwa agar segera menginformasikan kembali ke Balai Besar KSDA Riau di nomor call centre 081374742981," harapnya. 

Untuk itu, Balai Besar KSDA Riau akan kembali menurunkan timnya untuk melakukan sosialisasi mitigasi konflik Harimau Sumatera dan bersama aparat pemerintah desa setempat telah sepakat untuk membentuk desa ramah konflik satwa liar dengan langkah awal membentuk Group penanggulangan konflik satwa tingkat desa. 

Sumber: mediacenter.riau.go.id






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...