Ilustrasi

15 Warga Keracunan Makanan Usai Ikut Acara Syukur Panen Jagung Muda

Rabu,25 Maret 2020 - 17:08:34 WIB | Di Baca : 56 Kali


HARIANRIAU.CO - Sebanyak 15 warga Dusun C, Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga keracunan makanan usai mengikuti acara syukur panen jagung muda.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari, mengatakan, 15 warga yang mengalami keracunan itu terdiri dari anak kecil hingga orang dewasa.

"Kami dapat laporan kejadian itu tadi malam sekitar pukul 20.50 Wita," ungkap Jamari, Rabu (25/3/2020) petang.

Kejadian itu, lanjut Jamari, bermula ketika seorang warga Desa Mnelalete berinisial EL, menggelar acara syukuran panen jagung di rumahnya.

EL pun mengundang tetangganya, sehingga mereka semua yang berkumpul di rumahnya berjumlah 19 orang.

Dalam acara tersebut, masakan yang dihidangkan kepada warga yaitu ayam goreng, tumis daun pepaya dan daun ubi, sop ayam kampung, ikan kombong goreng, jagung dimasak dan dicampur dengan daun labu, serta buah labu dan kerupuk.

Menurut Jamari, beberapa bahan makanan di beli di Pasar Inpres Soe, sedangkan daun labu dan daun pepaya di ambil dari kebun sendiri kemudian dimasak sendiri.

Setelah mereka makan dan kegiatan syukuran tersebut selesai, para tetangga pun kembali ke rumah masing-masing.

Namun, tak berselang lama, EL dan tetangga lainnya mengeluh pusing, perut sakit dan mual.

Bahkan, ada warga lainnya yang muntah, sehingga tetangga lain lalu menghubungi Puskesmas Nulle, yang berada dekat lokasi kejadian.

Para korban, kata Jamari, saat ini dirawat oleh pihak Puskesmas Nulle, di rumah seorang warga.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak Puskesmas Nulle menjelaskan, sampel makanan sudah dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe dan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"15 orang korban keracunan dalam penanganan dari pihak Puskesmas Nulle. Mereka dirawat atau opname dipusatkan di rumah saudara Misael Nomleni, karena situasi saat ini yang tidak memungkinkan tentang maraknya virus corona, sehingga dapat mencegah penyebaran virus itu," tutur dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...