Bisnis serta kesejahteraan karyawannya menjadi pertaruhan. Apalagi tunjangan hari raya sudah perlu disiapkan menjelang Lebaran. Di sini, keimanan dan kemanusiaan seorang Anne seolah diuji.
"Bagi saya, saat seperti ini bukan waktu yang tepat untuk berhitung. Buku matematika saya tutup. Saya lakukan bagian saya, sisanya saya serahkan kepada Tuhan yang akan menyempurnakannya," tegas Anne.
Atas nama solidaritas dan kebaikan, ia yakin aksinya tidak akan membuatnya kekurangan. Menurut desainer 53 tahun itu, Tuhan akan membuka pintu rezeki dengan cara yang tak terduga.


