Ini Komentar MUI Tentang Penayangan Videotron Porno

Ini Komentar MUI Tentang Penayangan Videotron Porno

HARIANRIAU.CO - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menyebutkan, penayangan Videotron yang berisikan konten porno Kebayoran Baru, Jakarta Selatan merupakan pengalihan isu peringatan Gerakan 30 September/PKI (G30 S PKI).

"Ini diduga ulah (simpatisan) PKI (Partai Komunis Indonesi), karena kejadian ini bertepatan G 30S/PKI, saya rasa ini pengalihan isu untuk peringatan G 30 S PKI, dan pemerintah lupa untuk mengimbau masyarakat untuk memasang bendera setengah tiang seperti yang sering dilakukan oleh rezim sebelumnya," katanya dilansir Okezone, Minggu (2/10/2016).

Menurutnya, penanyangan videotron porno itu bukan seseorang yang sembarangan, diperlukan kemampuan dan akses dalam penanyangan tersebut. Oleh karenanya dirinya menyakini bahwa penayangan tersebut bukan merupakan kesalahan teknis.

"Ini bukan kebetulan yang melakukannya juga bukan main-main orang (sembarang orang), jadi tidak mungkin adanya kesalahan," tuturnya.

Oleh karenanya, pihaknya meminta kepolisian untuk mengusut tuntas atas peristiwa tersebut, begitu juga pihak pemerintah setempat untuk meminta maaf secara pribadi atas kejadian tersebut.

"Saya harap Ahok selaku gubernur meminta maaf secara pribadi soal ini, kami juga bertharap agar polisi bekerja cepat untuk mengusut peristiwa ini," tutupnya.

Berita Lainnya

Index