Saat mengetahui bahwa remaja itu mabuk, DP memanfaatkan kesempatan itu untuk mencabuli dan mengajaknya berhubungan intim.
Pada awalnya, remaja itu cukup menikmati berhubungan badan dengan DP. Masalahnya, di tengah jalan, DP bermain "terlalu kasar". DP menggigit leher dan jari remaja itu hingga berbekas.
Ketika pulang ke rumah, orang tua remaja itu pun curiga terhadap kondisi anaknya. Apalagi, ia sudah tiga hari tidak pulang.
Kepada ayahnya, setelah diinterogasi cukup lama, remaja itu pun akhirnya mengaku kalau keperjakaannya telah direnggut oleh DP.
"Hancur masa depan anak saya gara-gara biduan janda itu," ujar S, ayah kandung remaja tersebut.
Tak terima dengan perlakuan DP terhadap anaknya, S pun lantas melaporkannya ke Polres Probolinggo.

