HARIANRIAU.CO - Melejit peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara naik secara eksponensial termasuk di Indonesia.
Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa ancaman covid belum berakhir.
Diketahui meningkatnya kasus covid yang cukup signifikan di Kepri, Jokowi meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dan perangkat desa setempat agar bertindak cepat dan disiplin.
"Jika di suatu wilayah terdapat satu kasus Covid-19, kepala desa (kades), RT, dan RW harus segera bertindak dengan memberlakukan karantina mandiri pada warga yang terkonfirmasi positif," imbuh Jokowi di YouTube Sekertariat Presiden. Kamis, (20/5).
Pemda harus laksanakan dengan menegakkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro berupa upaya yang bisa dilaksanakan.
Ia meminta seluruh pihak tetap waspada dan tidak lengah pada penularan virus corona.
"Jangan lengah, jangan menunggu chaos baru kita bertindak, sudah terlambat, hati-hati," kata Jokowi.
Khusus di Kepri 205 orang positif Covid-19, 80 orang berasal dari Kota Batam, 49 orang dari Kabupaten Kepulauan Anambas, 35 orang Kabupaten Karimun, 26 orang di Kota Tanjungpinang, dan 15 orang dari Kabupaten Bintan.
Disamping itu, selain meningkatnya kasus covid disisi lain perimbangan silih berganti untuk kasus orang sembuh bertambah sebanyak 118 orang, 53 orang dari Tanjungpinang, 43 dari Kabupaten Karimun, 21 orang dari Batam dan 1 orang di Kabupaten Lingga.
Sementara itu untuk kasus pasien meninggal karena covid jadi ini bertambah 5 orang. Diantaranya berasal dari Batam, Tanjungpinang, Bintan masing-masing 1 orang, dan 2 orang dari Anambas. Total kasus kematian yang di rangkum sampai hari ini berjumlah 312 orang.
OPPY

