Pedagang Pasar Barek Motor Kijang.

Pedagang Pasar Barek Motor Kijang Tolak Adanya Wacana PPN Sembako

Kamis,10 Juni 2021 - 13:33:57 WIB | Di Baca : 101 Kali


HARIANRIAU.CO - Rencana Pemerintah tentang mengenakan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kebutuhan pokok atau sembako. Menimbulkan keresahan tersendiri bagi para pedagang.

Salah satu pedagang ayam potong, Edwan (45) di Pasar Barek Motor Kijang, Bintan Timur. Ia mengaku baru mendengar info terkait rencana tersebut.

"Saya baru tau, menurut saya seharusnya pemerintah melihat dulu kondisi ekonomi kita seperti apa, baru membuat aturan baru," ujarnya pada ignnews.id, Kamis (10/06/2021).

Ia juga menambahkan seharusnya pemerintah fokus pada pemulihan ekonomi karena imbas pandemi. Karena dengan adanya penarikan (PPN) ini besar dampaknya kepada pedagang-pedagang kecil.

"Seperti sekarang saja, jam 12 siang gini, ayam-ayam kami kering, daya beli masyarakat turun, pendapatan tipis, apalagi ada pajak-pajak segala," pungkasnya.

Ditempat yang berbeda pedagang sayur di Pasar Barek Motor, Wiwin mengatakan sebagai masyarakat kecil hanya bisa mengikuti aturan yang ada.

"Kita sebagai rakyat ya mau gimana, ikutin sajalah," pungkasnya, siang.

Wacana penarikan (PPN) tersebut tertuang dalam Draf Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Di dalam aturan tersebut, sembako tak lagi termasuk dalam obyek yang PPN.

Oppy






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...