"Mereka mengeluarkan isi perutnya dan mereka meminta saya untuk memasaknya. Mereka membawakan saya dua wadah air untuk menyiapkan sisa makanannya. Mereka kemudian memberi makan semua tahanan dengan daging manusia," kata Lusenge kepada Dewan Keamanan PBB, menceritakan kisah wanita itu.
Lusenge mengatakan wanita itu dibebaskan setelah beberapa hari, tetapi ketika mencoba kembali ke rumah diculik oleh kelompok milisi lain yang anggotanya juga berulang kali memerkosanya.
"Lagi-lagi saya diminta memasak dan memakan daging manusia," kata perempuan yang akhirnya lolos itu kepada SOFEPADI, seperti dikutip Reuters, Kamis (30/6/2022).

