MANTAP... Tiga Event di Meranti Masuk Kalender Pariwisata Riau 2017

Senin,09 Januari 2017 - 23:45:34 WIB | Di Baca : 4741 Kali

HARIANRIAU.CO, MERANTI - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Propinsi Riau telah melaunching Calendar of Event Riau 2017.

Sebanyak 37 event unggulan pariwisata dalam Calendar of Event Riau 2017 tersebut menampilkan berbagai wisata seperti daya tarik alam, budaya dan daya tarik wisata buatan yang terdapat di 12 kabupaten kota yang ada di Bumi Lancang kuning ini.

Di Kepulauan Meranti sendiri sebanyak tiga event pariwisata dimasukkan di dalam kalender pariwisata tersebut.

Di antaranya Perang Air atau lebih dikenal dengan sebutan Cian Cui yang digelar sempena perayaan Imlek di Kota Selatpanjang yang digelar pada 28 januari. Pada event ini wisatawan dari berbagai daerah dan luar negeri datang untuk merayakan event yang sangat seru ini dimana para wisatawan dapat bermain air dengan menggunakan tembak air sambil berkeliling kota menggunakan becak motor.

Event selanjutnya yakni Festival Sagu yang digelar pada bulan April di Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dimana event ini menampilkan seluruh permainan dan makanan yang berkaitan dengan sagu seperti menggolek tual sagu, lari di atas tual sagu, membuat atap dari daun sagu, serta pernak pernik dari pohon sagu dan juga wisata edukasi cara pengolahan sagu di pabrik.

Event berikutnya yakni Pesta Sungai Bokor di Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat yang digelar pada 24 Juli yang menampilkan berbagai kegiatan seperti wisata sungai yakni mengarungi sungai menggunakan sampan sambil menikmati keindahan hutan mangrove dan pesta buah yang menampilkan berbagai macam buah-buahan seperti durian, manggis, cempedak, rambutan dan lainnya dimana pengunjung dapat memetik buah langsung dari kebunnya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti, Drs H Ismail Arsyad Msi mengatakan bahwa pihaknya mengusulkan sebanyak lima event ke Disparekraf Propinsi Riau termasuk didalamnya pesta pantai Beting Beras di Pulau Merbau dan Festival Selat Air Hitam.

Dia menceritakan Festival selat air hitam adalah suatu kegiatan yang dipusatkan di laut seperti lomba perahu campang, lomba perahu layar, lomba perahu naga dan didukung dengan kegiatan Meranti Berdendang pada malam harinya.

"Sebelumnya kita sudah mengusulkan lima event pariwisata di Kepulauan Meranti seperti festival perang air, Pesta Sungai Bokor, festival sagu, Festival Selat Air hitam dan pesta pantai Beting Beras, namun yang disetujui hanya tiga mengingat banyak event lainnya yang bersamaan di kabupaten lain. Ke depan akan kita usulkan kembali," kata Ismail.

Dia juga mengatakan bahwa yang memengaruhi wisatawan berkunjung itu adalah event dan wisata yang disajikan itu haruslah memenuhi standar kelas international.

"Dengan adanya event ini kita harapkan banyak wisatawan yang berkunjung ke daerah kita, untuk itu ke depannya kita akan mengemasnya lebih baik lagi sehingga lebih banyak wisatawan yang datang berkunjung yang notabene menjadi pemasukan bagi daerah kita dan masyarakat," kata Ismail lagi. (Halloriau)

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...