19 Rumah di Kuala Selat Inhil Tersapu Ombak Setinggi 3 Meter

Selasa,09 Februari 2016 - 03:12:13 WIB | Di Baca : 4821 Kali


Sejak 2 hari terakhir, gelombang tinggi hantam perumahan perumahan warga Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Gelombang yang dikarenakan pasang dalam dan angin kencang tersebut hari ini, Senin (8/2/16) semakin tinggi dibandingkan kemarin. Jika kemarin gelombang hanya setinggi 2 meter, hari ini gelombang sudah setinggi 3 meter.

''Dari kemarin gelombang sangat tinggi. Kondisi angin yang sangat kuat membuat gelombang hari ini naik setinggi 3 meter dan menghantam rumah warga,'' sebut Dani yang merupakan warga Kuala Selat melalui pesan instan BlackBerry Messenger (BBM), Senin (8/2/2016).

Ia menjelaskan, selain hembusan angin kencang, pasang dalam juga membuat gelombang semakin menjadi-jadi. "Sampai saat ini sudah 19 rumah mengalami kerusakan," katanya.

Kondisi ini tentunya sangat meresahkan masyarakat di sana. Di muara tersebut ada sedikitnya ada 40 rumah penduduk.

''Jadi, masih berkemungkinan rumah yang akan rusak semakin bertambah jika gelombang besok datang lagi. Apalagi besok pasang masih dalam, kami hanya bisa berharap besok angin tidak kencang lagi hingga tidak menimbulkan gelombang," harapnya.

Sementara itu, warga yang tertimpa musibah dikatakannya sejak semalam sudah dievakuasi di tempat yang lebih aman, termasuk harta benda yang ada juga sudah diangkut.

Namun demikian, ia mengatakan belum ada bantuan dari Pemkab Inhil. ''Untuk sementara belum ada, tapi kabarnya besok BPBD Inhil mau datang ke sini,'' ujar Dani.

- See more at: http://www.potretnews.com/berita/baca/2016/02/08/gelombang-setinggi-3-meter-kembali-hantam-kuala-selat-inhil-19-rumah-tersapu-ombak/#sthash.WVvK8ILd.dpuf
Sejak 2 hari terakhir, gelombang tinggi hantam perumahan perumahan warga Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Gelombang yang dikarenakan pasang dalam dan angin kencang tersebut hari ini, Senin (8/2/16) semakin tinggi dibandingkan kemarin. Jika kemarin gelombang hanya setinggi 2 meter, hari ini gelombang sudah setinggi 3 meter.

''Dari kemarin gelombang sangat tinggi. Kondisi angin yang sangat kuat membuat gelombang hari ini naik setinggi 3 meter dan menghantam rumah warga,'' sebut Dani yang merupakan warga Kuala Selat melalui pesan instan BlackBerry Messenger (BBM), Senin (8/2/2016).

Ia menjelaskan, selain hembusan angin kencang, pasang dalam juga membuat gelombang semakin menjadi-jadi. "Sampai saat ini sudah 19 rumah mengalami kerusakan," katanya.

Kondisi ini tentunya sangat meresahkan masyarakat di sana. Di muara tersebut ada sedikitnya ada 40 rumah penduduk.

''Jadi, masih berkemungkinan rumah yang akan rusak semakin bertambah jika gelombang besok datang lagi. Apalagi besok pasang masih dalam, kami hanya bisa berharap besok angin tidak kencang lagi hingga tidak menimbulkan gelombang," harapnya.

Sementara itu, warga yang tertimpa musibah dikatakannya sejak semalam sudah dievakuasi di tempat yang lebih aman, termasuk harta benda yang ada juga sudah diangkut.

Namun demikian, ia mengatakan belum ada bantuan dari Pemkab Inhil. ''Untuk sementara belum ada, tapi kabarnya besok BPBD Inhil mau datang ke sini,'' ujar Dani.

- See more at: http://www.potretnews.com/berita/baca/2016/02/08/gelombang-setinggi-3-meter-kembali-hantam-kuala-selat-inhil-19-rumah-tersapu-ombak/#sthash.WVvK8ILd.dpuf

HARIANRIAU.CO INHIL - Sejak 2 hari terakhir, gelombang tinggi hantam perumahan perumahan warga Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Gelombang yang dikarenakan pasang dalam dan angin kencang tersebut hari ini, Senin (8/2/16) semakin tinggi dibandingkan kemarin. Jika kemarin gelombang hanya setinggi 2 meter, hari ini gelombang sudah setinggi 3 meter.

''Dari kemarin gelombang sangat tinggi. Kondisi angin yang sangat kuat membuat gelombang hari ini naik setinggi 3 meter dan menghantam rumah warga,'' sebut Dani yang merupakan warga Kuala Selat melalui pesan instan BlackBerry Messenger (BBM), Senin (8/2/2016) seperti dilansir potretnews.com.

Ia menjelaskan, selain hembusan angin kencang, pasang dalam juga membuat gelombang semakin menjadi-jadi. "Sampai saat ini sudah 19 rumah mengalami kerusakan," katanya.

Kondisi ini tentunya sangat meresahkan masyarakat di sana. Di muara tersebut ada sedikitnya ada 40 rumah penduduk.

''Jadi, masih berkemungkinan rumah yang akan rusak semakin bertambah jika gelombang besok datang lagi. Apalagi besok pasang masih dalam, kami hanya bisa berharap besok angin tidak kencang lagi hingga tidak menimbulkan gelombang," harapnya.

Sementara itu, warga yang tertimpa musibah dikatakannya sejak semalam sudah dievakuasi di tempat yang lebih aman, termasuk harta benda yang ada juga sudah diangkut.

Namun demikian, ia mengatakan belum ada bantuan dari Pemkab Inhil. ''Untuk sementara belum ada, tapi kabarnya besok BPBD Inhil mau datang ke sini,'' ujar Dani.






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...