Logistik Pilkada Kampar untuk 16 Desa Dikririm Gunakan Sampan dan Perahu

Senin,13 Februari 2017 - 11:35:46 WIB | Di Baca : 5115 Kali


KAMPAR - Pendistribusian kotak suara berisi logistik Pemungutan Suara Pilkada Kampar 2017 tidak semua bisa melalui jalur darat. Ada sejumlah desa yang harus dicapai dengan moda transportasi air.

Komisioner KPU Kampar Devisi Logistik, Ahmad Dahlan menyebutkan, pengiriman kotak suara dengan menggunakan perahu dipilih untuk 16 desa. Semua di wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Keenambelas desa ini dipisahkan oleh sungai dari daratan Kampar. Untungnya, kata Dahlan, kondisi cuaca mendukung. Menurut dia, arus sungai tergolong normal dan mengklaim tidak ada masalah berarti yang dihadapi.

"Nggak terlalu dalam dan tidak terlalu dangkal. Kalau terlalu dalam, mereka (petugas) takut juga karna arus deras. Kalau terlalu dangkal, nggak berani juga karna batunya besar-besar," ujarnya kepada tribunpekanbaru, Ahad, 12 Februari 2017.

Dahlan menjelaskan, distribusi ke daerah-daerah yang jauh dari Bangkinang Kota telah dimulai Sabtu, 11 Februari 2017.

Sedangkan di daerah dekat, distribusi dimulai Sabtu, 11 Februari 2017. Dari KPU, logistik diantar pertama sekali ke Kantor Camat.

Menurut Dahlan, logistik bisa saja tiba beberapa jam jelang pemungutan suara, 15 Februari. Namun tidak menutup kemungkinan logistik sudah diterima Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) tingkat TPS sehari sebelum hari pemungutan suara.

"Ada yang kantor desanya empat jam ke TPS. Berarti harus sampai H-1. Kalau subuhnya (pada hari pemungutan suara), mau jam berapa lagi sampai di TPS," jelas Dahlan. (RSC)






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...