LIMAPULUH KOTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan kepada masyarakat korban banjir di Limapuluh Kota Rp50 ribu setiap hari selama 14 hari.
Hal itu menjadi kabar gembira di tengah duka bagi korban banjir. Mengingat hingga hari kelima pasca banjir, korban banjir masih berjibaku membersihkan lumpur dalam Rumah dan pekarangan lingkungan tempat tinggal.
"Disamping bantuan operasional tanggap darurat bencana senilai Rp500 juta. BNPB juga memberikan bantuan kepada masing-masing korban banjir sehari Rp50 ribu selama 14 hari," sebut Kepala BNPB Willem Rampangilei, di sela-sela melihat korban banjir di Pangkalan.
Dia sangat prihatin melihat korban banjir dengan kondisi seluruh perabotan rumah berlumpur. Kemudian korban banjir belum bisa bekerja untuk mencari nafkah.
Adanya bantuan itu, dapat meringankan kondisi masyarakat korban banjir. Kini Bupati Limapuluh Kota, Ir. Irfendi Arbi sedang menghimpun data pasti penerima bantuan BNPB.
"Kita mengucapkan terimakasih kepada BNPB untuk semua bantuan yang diberikan," sebut Bupati seperti dilansir bertuahpos.
Disamping itu bantuan logistik berupa makanan siap saji, sembako, air bersih, pakaian terus disalurkan dari posko darurat bencana kepada korban banjir. Bahkan ada juga bantuan yang disalurkan langsung oleh pemberi bantuan kepada korban banjir.
Rencananya pagi Selasa (7/3/2017) ini bantuan logistik dan sembako akan disalurkan melalui helikopter ke daerah-daerah terisolasi.

