Demi Hidupi Neneknya, Bocah Kelas Dua SMP Ini Rela Kerja Serabutan

Minggu,26 Maret 2017 - 03:06:28 WIB | Di Baca : 623 Kali

INDRAGIRI HILIR - Keterbatasan materi, membuat Samsuriah terpaksa tinggal di gudang mesin bekas PLTD yang ada di RT 06, Desa Harapantani, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Bersama cucunya, Baja, nenek 77 tahun itu menghabiskan hari-harinya di tempat yang ditinggalkan pihak PLTD karena telah terbakar itu.

Tidak memiliki pekerjaan, membuat mereka mau tidak mau hidup di tempat yang tidak layak huni itu.

Namun demikian, untung saja, sang cucu yang duduk di kelas dua SMP itu bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Setiap pulang sekolah, Baja melakukan berbagai pekerjaan, dari mulai mencuci sepeda motor dan mobil, hingga mencungkil pinang.

Menurut penuturan Babinkamtibmas Harapantani, Hendrik Gultom, meski hidup dengan keterbatasan, namun kondisi sang nenek tampak sehat dan biasa saja.

Sayangnya, kondisi Baja agak berbeda, karena dikatakannya, badan Baja terlalu gemuk.

Menurut penuturan sang nenek, Baja terus bertambah gemuk sejak mengkonsumsi pil antigatal yang diminumnya setiap hari.

''Sudah hampir dua tahun mereka tinggal di sini, menurut sang nenek, kalau tak minum pil itu, Baja akan merasakan gatal yang luar biasa sehingga sulit beraktivitas,'' sebut Gultom, dilansir harianriau.co dari GoRiau.com.

Diketahuinya keberadaan nenek Samsuriah dan cucunya oleh banyak orang pertama kali dikarenakan postingan oleh seseorang pengguna Facebook.

Hingga akhirnya bantuan pun mengalir untuk mereka berdua. Bahkan, Bupati Inhil HM Wardan pun sudah sampai ke kediaman nenek Samsuriah itu. 

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...