Dua Faktor Anak Bisa Bersentuhan dengan Narkoba

Kamis, 08 Maret 2018 | 08:05:23 WIB
ilustrasi

HARIANRIAU.CO - Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindugan Anak Indonesia (LPAI), Reza Indragiri Amriel menyampaikan ada dua faktor yang membuat anak dapat bersentuhan dengan narkoba yaitu faktor pendorong (push factor) dan faktor penarik (pull factor).

Reza menjelaskan, faktor pendorong bisa berupa tekanan teman sebaya yang didasarkan keakraban. Tekanan ini dapat membentuk perilaku dan pola pikir yang sama dan seragam.

“Iya persuasi (ajakan) dari teman sebaya, jadi terbentuk subkultur seragam di kalangan usia tersebut,” ujar Reza saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (7/3).

Sedangkan faktor penariknya bisa berupa ketidakmampuan anak untuk berkata tidak. Rendahnya asertivitas ini membuat faktor pendorong bekerja sempurna.

“Asertivitas itu kesiapan untuk berkata tidak pada hal yang tidak disetujui atau buruk, tanpa menyakiti hati lawan bicara,” jelasnya.

Menurut Reza, rentannya lingkungan sosial pada anak membuat peran orang tua harus dimaksimalkan.

Orang tua atau yang lebih dewasa perlu membangun asertivitas anak sejak dini, mulai dari lingkungan rumah. Anak harus diajar untuk mengungkapkan hati secara jujur.

Reza melihat anak juga seringkali lebih memperhatikan perkataan dan saran temannya karena teman-temannya itu terkesan selalu ada.

Di sisi lain, orang tua terlampau sibuk untuk menjadi teladan. Sehingga sosok menginsipirasi tergantikan oleh teman.

“Orangtua seharusnya menjadi sosok teladan dan guru dibangunnya asertivitas, jujur terhadap hati, diri sendiri tanpa menyakiti hati lawan bicara itu masalah komunikasi sebenarnya,” pungkasnya.

sumber: pojoksatu

Terkini