HARIANRIAU.CO - Kasus pembobolan rekening BRI Cabang Kediri Jawa Timur membuat panik para nasabahnya. Betapa tidak, uang mereka tiba-tiba hilang misterius dari rekening. Menurut Pimpinan Cabang Bank BRI Cabang Kediri Dadi Kusnadi, mereka telah melakukan penelusuran penyebab hilangnya uang nasabah tersebut.
Untuk sementara ini, dugaannya adalah kejahatan perbankan dengan teknik skimming. Yaitu penyadapan data ATM nasabah melalui alat yang dipasang di mesin ATM
Pihak Bank BRI pun menegaskan akan mengganti uang milik nasabah yang hilang. Namun, nasabah tersebut harus melaporkan terlebih dulu ke costumer service Bank BRI.
Dengan menyebutkan aduan, nomor rekening, dan jumlah uang yang hilang di tabungan. Nantinya, pihak bank akan memberi kode trouble ticket. ”Dana yang digunakan untuk mengganti uang nasabah dari BRI pusat,” jelas Dadi dilaporkan pojoksatu.id.
Dadi belum berani menjamin rentang waktu pengembalian uang ke nasabah. Apakah cepat atau lambat.
Menurutnya, pihaknya akan melihat situasi yang ada terlebih dulu. Bisa saja pengembalian uang itu berlangsung cepat. Seperti ada nasabah yang melapor pada Jumat dan sudah diganti Senin.
Namun, dia mengakui sistem yang ada belum berjalan maksimal. Hal itu yang membuat waktu pengembalian uang nasabah masih relatif. Soal upaya hukum, Dadi mengatakan bakal bekerjasama dengan berbagai pihak.
”Bisa jadi pihak polisi dan FBI. Karena ini sudah jaringan internasional,” terangnya.