HARIANRIAU.CO - Pelaku yang menyembelih bangkai lumba-lumba di Karangasem, Bali yakin minyak dari lumba-lumba tersebut dapat menjadi obat. Bangkai lumba-lumba tersebut awalnya ditemukan Gomboh dan akan dikembalikan ke laut setelah diupacarakan dengan adat Bali.
"Namun dengan berbagai pertimbangan kakak Saudara Gomboh (Saudara made Seranti), bahwa ikan tersebut bisa digunakan sebagai obat di dalam minyaknya. Dengan pertimbangan tersebut lalu dicarilah saudara Wayan Mudi untuk memotongnya," ujar Direktur Polair Polda Bali Kombes Sukandar, Senin (20/3/2018) dikutip dari laman detikcom.
Wayan Mudi kemudian memotong bangkai lumba-lumba tersebut. Anak Wayan Mudi, Toni kemudian mengambil gambar ayahnya saat menyembelih bangkai lumba-lumba.
"Tanpa disadari difoto dan di unggah ke Facebook oleh saudara Toni yang merupakan anak dari saudara Wayan Mudi sehingga gambarnya viral," ungkap Sukandar.
Saat menangkap Wayan Mudi polisi menyita barang bukti parang, minyak lumba-lumba termasuk sebagian daging lumba-lumba yang sudah digoreng.