HARIANRIAU.CO - Gelombang tsunami benar-benar melanda wilayah yang baru saja diguncang gempa, yakni di Donggala, dan kota Palu, Sulawesi Tengah. Akibat tusnami, banyak bangunan rusak. Salah satunya adalah Masjid Baiturahman, Palu.
Dilansir dari poskotanews, lokasi masjid tersebut terletak tak jauh dari Palu Grant Mall itu, foto kondisi masjid kemudian banyak beredar di media sosial (medsos).

Kondisi masjid rusak parah, air bah dari tsunami menenggelamkan setinggi sekitar 2 meter, kiri kanan masjid dikepung banjir itu. Arus air terlihat deras dan besar. Akan halnya kubah yang berwarna hijau, terlihat roboh miring, menimpa bangunan di bawahnya menjadi rusak.
Tampak juga menara sedikit miri. Diperkirakan di dalam bangunan itu penuh lumpur, karena kedatangan air bah yang sangat besar. Bangunan-bangunan di sekitar juga terendam banjir tsunami.
Di media sosial beredar video yang menunjukkan ombak besar menerjang pantai sekitar pesisir Palu. Video lain menunjukkan, air bah menerjang masuk pemukiman. Belum jelas apakah jatuh korban. Selain di Palu dan Donggala, tsunami juga melanda Mamuji di Sulawesi Barat..
Sebelumnya, Kepala BMKG Dwi Korita Karmawati memastikan bawah benar terjadi tsunami, menghantam kawasan pantai Talise, Kota Palu dengan ketinggian hingga 1,5 meter akibat gempa berkekuatan 7,7 pada skala Richter yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, tetapi air sudah surut.
“Dari pemantauan di lapangan, benar terjadi tsunami, dan bahwa video yang beredar itu memang benar,” kata Dwi Korita Karmawati dalam jumpa pers di kantor BMKG, Jumat malam (28/09).