Mesin Pesawat Diserbu 20.000 Lebah, Penerbangan Ditunda

Sabtu, 29 September 2018 | 17:27:51 WIB
Para ahli sedang berusaha memindahkan ribuan lebah. (Foto: News24)

HARIANRIAU.CO - Sekelompok lebah terbang ke mesin pesawat Mango Airlines di bandara utama kota pesisir Afrika Selatan, Durban. Insiden ini menyebabkan lebih dari satu penerbangan terpaksa ditunda.

Ahli lebah pun dipanggil untuk mengatasi serbuan tersebut. Pihak penerbangan menyatakan, sekitar 20.000 lebah berhasil dipindahkan dengan aman dari mesin pesawat.

Ahli menyebut, insiden itu sangat tidak biasa. Dia menduga para ingin beristirahat sebelum terbang.

Dia mengatakan, tak mungkin ribuan lebah itu bermaksud membuat mesin pesawat yang "bau" menjadi rumah mereka.

Lebah memenuhi mesin pesawat sekitar 25 menit, sehingga menyebabkan tiga penerbangan di Bandara Internasional King Shaka tertunda.

"Saya tentu tidak pernah melihat hal seperti ini selama delapan tahun saya di industri penerbangan", kata Juru bicara Mango Airlines, Sergio dos Santos, kepada News24.

Maskapai penerbangan mencuit foto saat insiden terjadi.

Ahli saat membantu mengamankan lebah. (Foto: Mango Airlines)

Butuh beberapa waktu bagi tim pemusnahan lebah dari perusahaan A Bee C untuk mendapatkan persetujuan dari otoritas bandara agar bisa mengusir lebah di landasan.

"Itu adalah pekerjaan cepat untuk mengusir segerombolan lebah setelah izin diberikan," kata pihak A Bee C, Melvyn Dawson.

"Kami menemukan beberapa penemuan lebah yang tidak biasa, tetapi ini merupakan yang pertama bagi saya," katanya, kepada News24.

Dawson mengatakan, lebah-lebah itu kini berada di rumah seorang peternak lebah dan akan dibawa ke peternakan.

Ketua Asosiasi Industri Lebah Afrika Selatan, Mike Miles, mengatakan lebah-lebah itu kemungkinan sedanf beristirahat di mesin pesawat.

"Biasanya tempat-tempat itu berminyak, bau, dan panas dan sama sekali tidak ideal sebagai rumah permanen untuk lebah. Lebah lebih suka rongga kayu yang terpencil. Ini sangat tidak biasa," katanya dilansir dari iNews.

Terkini