HARIANRIAU.CO - Candi Borobudur dikenal sebagai ikon wisata Jawa Tengah. Tak hanya di Indonesia, Candi Borobudur bahkan telah diakui kemegahannya oleh dunia.
Kemegahan tersebut terlihat dalam bentuk candi Borobudur yang rumit. Bahkan lebih rumit ketimbang Piramida yang ada di Mesir. Tak hanya itu, bangunannya juga menyimpan sejuta pesan yang masih banyak belum terpecahkan.
Banyangkan, batu seberat 2 ton disusun satu persatu hingga menjadi bukit berlantai 10. Batu itu pun diukir dengan sangat teliti. Gambar ukiran tersebut menyisahkan tentang kehidupan rakyat Kerajaan Syailendra.
Ada satu misteri yang berhubungan dengan bangunan candi. Yaitu bagaimana melihat Candi Borobudur terlihat seperti jam raksasa?
Begini penjelasannya. Borobudur memiliki 72 stupa berbentuk lonceng terbalik. Stupa terbesar diletakkan di lantai paling atas. Ternyata stupa-stupa inilah yang dijadikan sebagai titik jam. Ada pun jarum jamnya, berupa bayangan sinar matahari yang ditimbulkan oleh stupa paling besar. Menariknya, bayangan stupa besar itu selalu tepat pada stupa lantai bawah.
Tidak hanya sebagai penunjuk jam. Candi Borobudur juga merupakan petunjuk arah yang tepat. Seperti diketahui matahari terbit di arah timur. Maka dari itu, Candi Borobudur dibangun menghadap titik utara dan selatan dengan posisi sangat tepat.
Nah, bagunan semegah dan serumit Borobudur ini dibangun oleh orang-orang di zaman dulu. Bahkan Borobudur dibangun sebelum bangsa Kamboja membangun Candi Angkor Wat. Bisa kebayang tidak, betapa cerdasnya orang-orang terdahulu?.
sumber: pojoksatu