HARIANRIAU.CO - Bhavye Suneja pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Ujung Karawang dikenal sebagai pribadi yang baik oleh tetangganya di India.
Keluarga Suneja tinggal di Mayur Vihar sebuah wilayah di ibu kota India, New Delhi. Menurut salah seorang tetangga bernama Chadrakala Gupta, keluarga Suneja dikenal ramah terhadap tetangga-tetangganya.

"Mereka sangat membumi dan rendah hati, keluarga itu sangat sedih atas hilangnya Bhavye," sebut Gupta seperti dikutip dari Hindustan Times, Selasa (30/10).
Sementara itu, seorang tetangga Suneja yang lain, KS Chauhan mengatakan, ia telah mengenal sang pilot sejak 1986. Berita jatuhnya Lion Air membuat dirinya sangat terkejut dan masih tidak percaya.
"Dia sudah seperti anak saya, ini waktu sulit untuk kami membayangkan bahwa Bhavye sudah tidak ada lagi," kata Chauhan dikutip harianriau dari laman kumparan.
Media-media di India menuliskan, keluarga Bhavye Suneja, bekerja di berbagai bidang. Sang ayah, Gulshan Suneja adalah pengusaha penyalur obat-obatan.
Ibu Bhavye Suneja, Gulshan berprofesi sebagai Manajer Senior perusahaan kargo Maskapai Air India.
Sampai sekarang nasib Bhavye Suneja masih samar. Namun, Basarnas menyebu, 189 korban dan kru pesawat Lion Air kemungkinan tewas.
Lion Air JT-610 berangkat dari Jakarta menuju Pangkal Pinang pada Senin (29/10) pagi. Baru lepas landas 30 menit pesawat hilang kontak dan dipastikan jatuh di perairan Ujung Karawang, Jawa Barat.