Tim DVI Telah Terima 255 Data Keluarga Korban Lion Air

Jumat, 02 November 2018 | 12:51:27 WIB
Suasana di Posko Keluarga Lion Air JT-610 di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (1/11). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

HARIANRIAU.CO - Proses identifikasi korban Lion Air JT-610 masih terus berlangsung di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Identifikasi dilakukan berdasarkan bagian tubuh yang ditemukan tim SAR di lokasi kejadian dan dibawa dengan kantong jenazah.

Wakil Kepala RS Polri Kombes Pol dr Haryanto mengatakan, pihaknya sudah menerima 255 data korban yang dibawa oleh pihak keluarga (antemortem).

"Untuk antemortem sudah didapatkan 255 laporan, yang kita bagi 43 laporan data postmortem dari Pangkal Pinang, dan 212 kita dapat dari RS Bhayangkara," kata Haryanto dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (2/11).

Jumlah tersebut melebihi jumlah penumpang dan kru pesawat Lion Air yang berjumlah 189 orang. Sementara itu, data ganda terjadi karena ada pihak keluarga yang melapor dua kali.

"Dari beberapa laporan antemortem ini kita ada beberapa duplikasi dijadikan satu (jadi) 189 data. Dari 181 ini ada diperiksa sejumlah 152," ucap Haryanto dikutip harianriau dari laman kumparan.

Haryanto menyebut proses identifikasi postmortem terus dilakukan. Dan pada Jumat (2/11) sore, tim dokter akan melakukan sidang rekonsiliasi untuk menyampaikan hasil perkembangan proses identifikasi.

Tim DVI RS Polri baru berhasil mengidentifikasi satu jenazah atas nama Jannatul Cintya Dewi. Penumpang Lion Air itu telah dimakamkan oleh pihak keluarga di daerah asalnya di Sidoarjo, Jawa Timur.
 
Sementara itu, hingga saat ini sebanyak 65 kantong jenazah sudah dibawa dari sekitar lokasi jatuhnya pesawat ke RS Polri untuk proses identifikasi.

Terkini