Kepala Basarnas: Syachrul Anto Pahlawan Kemanusian

Sabtu, 03 November 2018 | 14:49:35 WIB
Syachrul Anto, penyelam Indonesian diver rescue team. (Foto:Facebook/Syachrul Anto)

HARIANRIAU.CO - Kepala Basarnas M Syaugi, mengucapkan dukacitanya atas tewasnya penyelam Syachrul Anto, dalam misi evakuasi pesawat Lion Air JT 610. Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan Syachrul, ia menganggap Syachrul merupakan pahlawan kemanusiaan.

"Saya sebagai Kepala Basarnas turut berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan dari tim relawan kita. Saya terus terang memberi apresiasi yang tinggi kepada personil indonesia diver tersebut," kata Syaugi di JICT 2, Jakarta Utara, Sabtu (3/11) dikutip dari laman kumparan.com.

Syaugi mengatakan Syachrul merupakan penyelam senior yang cukup baik. Ia mengatakan sesaat sebelum tewas, Syachrul turun dengan rekan penyelam yang lain untuk melakukan proses evakuasi. Syachrul sempat tak terlihat dan tiba-tiba ditemukan tim SAR.

Konferensi pers, panglima TNI, Kabasarnas, JICT 2M. Syaugi di konferensi pers terkait kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di JICT 2, Rabu (31/10/2018). (Foto:Iqbal Firdaus/kumparan)

Syaugi mengatakan, Syachrul langsung mendapat penanganan dari tim medis. Syachrul kemudian langsung dilarikan ke RSUD Koja, namun menurutnya, Tuhan punya kehendak lain.

"Kita punya dokter kita tangani dengan dokter setelah sadar kita masukan di chamber untu dikompresi kita punya peralatan itu semua, setelah itu ternyata Tuhan menghendaki lain," ujarnya.

"Saya sekali lagi turut berduka cita yang mendalam atas gugurnya pahlawan kemanusiaan tersebut. Saya sangat mengapresiasi relawan-relawan ini tanpa diminta mereka semangat untuk melaksanakan tugas kemanusiaan," ujarnya.

Syachrul diketahui tewas saat sedang menyelam untuk misi evakuasi Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat, Jumat (3/11). Syachrul diduga tewas akibat dekompresi yang dialaminya.

Pukul 22.30 WIB, Syachrul dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga IGD RSUD Koja. Atas rekomendasi dokter, jenazah Syachrul disarankan untuk dievakuasi agar diketahui secara pasti penyebab kematiannya.

Namun, keluarga Syachrul menolak dan memilih untuk segera membawa jenazah Anto pulang untuk disemayamkan. Saat ini, jenazah Syachrul Anto sudah berada di rumah duka di Surabaya. Rencananya, ia akan dimakamkan tak jauh dari rumah duka setelah salat Zuhur.

Terkini