Ulama Pilar Agama dan Negara

Ulama Pilar Agama dan Negara

HARIANRIAU.CO - Memuliakan ulama adalah bagian dari anjuran syariat yang ditekankan. Menghormati mereka berarti memghormati syari`at. Dan menghormati syariat sama dengan mengormati Allah dan Rasul-Nya.

Sebab ulama adalah pilar agama sekaligus pengokoh bangunan bangsa. Tanpa ulama, agama akan hancur. Demikian pula sendi-sendi negara. merekalah yang tegak membimbing umat kepada akhlak dan agama yang lurus. Dengannya, kebaikan dan keberkahan dalam masyarakat terwujud.

Dalam riwayat Shahih, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Akan membawa ilmu agama ini dari setiap generasi orang-orang yang adil (terpercaya) dari mereka. Mereka akan membersihkan ilmu agama dari upaya penyeleweng orang-orang yang melampaui batas, kedustaan dari orang-orang yang ingin merusak (syariat Islam), serta takwil orang-orang yang bodoh”. (HR. HR Al-Baihaqi, Ath-Thabrani, dan selainnya, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani). 

Ibnul Qayim dalam “Miftah Daar As-Sa’adah”, 1/163 menyatakan: “Dalam hadits ini Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengabarkan, ilmu agama yang beliau bawa akan diemban oleh orang-orang terpercaya dari umatnya pada setiap generasi, agar ilmu agama itu tidak hilang. Ini merupakan rekomendasi dari Rasulullh bagi para ulama yang membawa ilmu yang beliau diutus dengannya.

Maka itu sekali lagi, keberadaan mereka adalah untuk memelihara dan menjaga agama. Dan ini merupakan salah satu takdir dan Sunnatullah yang pasti berlaku.

Pernyataan ini dikuatkan oleh firman Allah Ta`ala: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alqur’an), dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjaganya”. (QS. Al-Hijr : 9).

Muhammad bin Ibrahim Al-Wazir, ketika menjelaskan makna ayat di atas, menyatakan: “Firman Allah Ta’ala ini mengandung konsekwensi, bahwa syariat yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam akan selalu terjaga, termasuk dalam hal ini sunnah (hadits-hadits) beliau”. (Lihat: “Raudhah Al-Basim”, hlm. 33. 

Dan konsekwensi dari jaminan Allah Ta`ala akan terjaganya agama tersebut, adanya orang-orang yang akan menjaga dan memperjuangkannya. Salah satu dari mereka adalah para Ulama Rabbani. 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Senantiasa ada segolongan dari umatku yang akan (membela dan) memenangkan kebenaran. Tidak akan membahayakan bagi mereka orang-orang yang meninggalkannya, sampai datang ketentuan Allah dalam keadaan mereka (tetap) seperti itu”. (HR. Muslim).

Para ulama kemudian menjelaskan, yang dimaksud dengan golongan yang mendapat pertolongan Allah seperti dalam hadits ini adalah para ulama ahli hadits. Ini seperti dinyatakan oleh Imam Abdullah bin Al-Mubarak, imam Ahmad, Ali bin Al-Madini dan imam Bukhari.

Bahkan, Imam Ahmad bin Hambal berkata: “Kalau bukan yang dimaksud dengan golongan yang mendapat pertolongan (ath-thaifah al-manshurah) ini adalah ahli hadits, maka aku tidak tahu siapa mereka”. Wallahu A`lam.

Sumber: Harianamanah.com

Halaman :

Berita Lainnya

Index