HARIANRIAU.CO - Seorang ibu yang baru melahirkan, mengetahui pasangannya yang berprofesi sebagai polisi, berselingkuh dengan bidan, ketika perawat itu merawatnya di bangsal bersalin. Saat ini, Joanne Lumsden, yang muncul di acara realitas Channel 4, One Born Every Minute, sedang diselidiki atas perselingkuhannya tersebut.
Ibu, yang tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan, bidan itu ada di sekitar tempat tidurnya, dan menggendong bayinya.
"Dia bilang sama saya, 'Bukankah bayinya terlihat seperti ayahnya'," ujar istri polisi itu, menirukan bidan yang menjadi selingkuhan suaminya.
Lumsden telah merawatnya dan bayinya sehari setelah kelahiran. Sang ibu menjadi curiga ketika menjadi jelas perawat itu tahu pasangannya.
Bintang reality show, One Born Every Minute itu, menggendong bayi yang baru lahir - kemudian memberi tahu ibunya bahwa dia tidur dengan ayah bayinya.
"Mereka berbicara di bangsal di sisi tempat tidur saya. Dia bilang dia tahu dia melalui pekerjaan. Saya tahu ada yang tidak beres," ujar ibu bayi tersebut.
Dia mendapat cerita yang berbeda kemudian dari bidan, yang mengatakan kepadanya bahwa dia pernah bertemu dengannya di Benidorm, di mana dia telah melakukan perjalanan khusus dengan itu pria 14 bulan sebelumnya.
Sang ibu berkata: "Dia berkata, 'Saya menggosok krim matahari ke punggungnya'. Itu yang dia beri tahu saya di bangsal, sementara saya di sana sedang mencoba menyusui bayi saya."
Sekitar satu minggu kemudian, ketua asosiasi bidan mengunjungi ibu di rumahnya dan dia menceritakan tentang kecurigaannya.
Bidan senior itu meminta Lumsden untuk menelepon ibu bayi itu, dan dari situ dia mengetahui bahwa suaminya sudah tiga bulan menjalin hubungan terlarang dengan bidan itu.
"Dia menelepon saya dan menceritakan semuanya kepada saya. Mereka menghabiskan waktu bersama, mereka melakukan hubungan seks," ujar ibu bayi itu.
Lumsden kemudian meninggalkan jabatannya di Rumah Sakit Wanita Liverpool itu, setelah tindakan disipliner diambil terhadap dirinya dan bidan masyarakat.
Pada bulan November, ibu bayi yang sudah menceraikan suaminya itu, meluncurkan keluhan resmi dan mengambil tindakan hukum terhadap kepercayaan rumah sakit.
"Saya selalu akan memiliki penglihatan itu, dia menggendong bayi saya, wajahnya. Ini akan menghantuiku selama sisa hidupku," paparnya.
Rumah sakit mengkonfirmasi tindakan disipliner telah diambil dan berkata: "Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan kepada pasien."
sumber: rakyatku
editor: ragil

