NR, ABG korban yang dijual ke pria hidung belang

Cerita NR, Gadis Perawan yang Dijual Rp 3 Juta ke Koko Jansen, 'Aku Takut, Dia sudah Tua'

Jumat,06 April 2018 - 22:06:17 WIB | Di Baca : 38139 Kali


HARIANRIAU.CO - NR, gadis remaja korban trafficking, akhinya buka-bukaan soal dirinya yang telah dijual ke seorang tubang alias pria hidung belang. Remaja 16 tahun itu terlihat masih syok dan trauma akibat peristiwa yang menimpanya, saat ditemui Kamis (5/4/2018) kemarin.

Ditengarai kabur dari rumah lantaran dimarahi ibunya, NR berjanji tak akan mengulangi lagi meski dimarahi orangtuanya. ABG putus sekolah itu diketahui kabur dari rumah di Jalan Bajak 5, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, usai dimarahi ibunya, Desi. NR merencanakan kabur setelah sepakat dengan teman seusiannya berinisial R.

Usai kabur dari rumah, Selasa (20/3/2018), sekira jam 21.00 wib, NR dan R bertemu dengan temannya bernama, Andrey di Jalan Bersama Tembung, hingga larut malam. Selanjutnya Andrey menghubungi temannya seorang pria kemayu Aldy alias Amoy dan Rizal. 

“Pas si Amoy dan Rizal datang, aku sama R diajak mereka ke rumah temannya, Nando di daerah situ juga. Paginya, aku minta uang bulanan sekolah sama uwak di dekat kawasan rumah Sakit Haji, kami dapat Rp300.000. Uang itu buat cari kos,” aku korban seperti dimuat Metro24jam.com.

Keesokan harinya, Rizal dan Amoy menunjukan kos-kosan di kawasan Jalan Halat Medan. Setelah sepakat dengan pemilik kos, kedua ABG ini tinggal di situ dengan kesepakatan harus membayar sisa kos dalam 3 hari. NR saat itu berjanji akan berusaha membayarnya dengan mencari pekerjaan halal. Petaka itu terjadi saat Amoy bersama Rizal menghubungi temannya, Siti. Kemudian Siti memberi kabar ke teman Celly. Mereka pun mulai sering bertemu di kos korban. 

“Besok subuhnya, datang Kak Celly, Kak Siti dan pacarnya ke kos itu. Mereka baru pulang dugem dan masih mabok. Kami dibangunin orang itu, diajak keluar sama mereka. Awalnya aku diajak Kak Siti jual paket internet. Rupanya si Celly nanyak sama saya apakah saya masih perawan. Dilihatnya kami kok tahan tidur gak pakai tilam dan bantal, jadi untuk cari uang saya disuruh jual perawan,” beber NR dan R. 

Gagal pertama, tak menyurutkan niat Celly untuk mendapatkan uang dari kemolekan dan keluguan NR. Dia terus mendesak dan berulang-ulang agar NR mau menjual keperawanannya kepada pria hidung belang, dengan iming-iming uang banyak yang dapat memenuhi kebutuhannya. 

“Aku terus menolak bang. Tapi dia dekati Kak Siti yang kamarnya di bawah kamar saya. Terus aku diajak Kak Siti ke kamarnya, aku dimake-up. Aku langsung bilang kalau aku lagi haid. Terus si Celly gak tau kalau aku bohong dan si Celly nyuruh Rizal belikan BH saya yang ada busanya biar kelihatan besar,” ucap NR polos. 

Usai mendandani, Celly memberikan celana berukuran pendek sepaha miliknya untuk dipakai NR. ABG berkulit putih itu pun tampil seksi cantik bak gadis dewasa. Setelah siap dan tampil seksi dengan olesan lipstik dan semprotan minyak wangi dari Celly, mereka bertiga (NR, Celly dan Siti) berangkat dengan menyewa taksi online menuju Diskotek Capital. 

“Aku diajak ke Capital. Sampai di sana sudah ada koko itu (Jansen) dalam ruangan. Aku di suruh duduk dan dipeluk-peluk. Lama kelamaan koko itu menggerayangi tubuh ku. Aku nangis tapi dimarahi Kak Celly. Matanya melotot nengok aku,” kenang NR. 

Lanjut NR, di situ, Jansen terlihat berbisik dengan Celly yang juga masih berada di diskotek itu bersama Siti. Bisikan sang mucikari dan tubang ini akhirnya berlanjut ke suatu tempat. 

“Siap itu aku diajak turun dan naik Grab lagi sama Kak Celly. Kalau kak Siti udah pulang. Aku pun diajak ke Hotel Vape. Rupanya di lift hotel sudah ada koko Jansen. Aku takut, dia sudah tua, tapi kak Celly terus menyeret ku untuk masuk ke kamar hotel,” tutur NR, disaksikan seluruh keluarganya. 

Penuturan NR sempat membuat ibu dan keluarganya tercengang. Sebab NR melanjutkan ceritanya saat akan ‘dieksekusi’ paksa oleh Jansen. Miris, ternyata NR diperawani dengan disaksikan oleh Celly. “Kak Celly juga masuk di dalam kamar. 

Si Koko Jansen itu menyuruh Kak Celly agar aku bersih-bersih di kamar mandi. Aku masuk kamar mandi dan ku kunci, tapi digedor-gedor. Aku takut,” bebernya. 

Karena tak berani melawan perintah Celly, NR akhirnya keluar. Di kasur kamar, Jansen sudah menunggu tanpa busana. NR juga dipaksa melepaskan seluruh pakaiannya. Melihat kemolekan tubuh ABG itu, nafsu Jansen langsung memuncak. Namun, korban hanya terdiam dan menangis. Matanya menunduk ke bawah sambil berdiri tegak usai melepas busananya. 

“Kak Celly membuka bajunya dan aku disuruh merebahkan badan dan diperagakan olehnya. Terus saya diangkat ke kasur tangan saya dipegangi oleh Koko Jansen dan kemaluannya dimasukan ke kemaluan ku sampai berdarah,” ucap NR dengan berat. 

Puas melampiaskan nafsunya, Koko Jansen pun berkemas-kemas pulang dan memberikan uang Rp3 juta kepada NR. Selanjutnya NR kembali diajak turun oleh Celly dan kemudian pulang dengan menumpang taksi online kembali. 

“Di dalam mobil, uang tadi diambil Kak Celly Rp1 juta dan sampai di kos, dibayarkan Rp 1,7 ke ibu kos. Aku cuma dikasih Rp300 ribu dan disuruh ngasih lagi kawan-kawan lain di sana,” ungkapnya mengakhiri.

Sumber: riausky






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...