Jacqueline Vandagriff dan Charles Dean Bryant.

Mahasiswi Tewas Saat Seks Liar, Pria Ini Mutilasi untuk Hilangkan Jejak

Rabu,11 April 2018 - 14:29:18 WIB | Di Baca : 10966 Kali


HARIANRIAU.CO - Seorang pria berprofesi sebagai instruktur kebugaran, dibekuk karena dituduh memotong-motong tubuh mahasiswi yang meninggal setelah seks liar. Charles Bryant (31), bertemu Jacqueline Vandagriff (24), di sebuah bar. Dia mengklaim bahwa mereka telah melakukan hubungan seksual suka sama suka, dengan cara yang liar dan berujung kematian.

Instruktur kebugaran itu mengatakan, mahasiswi itu ditemuinya di bar. Mereka kemudian melakukan hubungan intim atas dasar suka sama suka. Namun, hubungan intim mereka lakukan dengan cara seks yang keras atau kinky, hingga fatal dan mengakibatkan mahasiswi itu tewas.

Karena panik, Bryant kemudian memotong-motong tubuh Vandagriff, lalu membakar tubuhnya. Keesokan paginya, sisa-sisa tubuhnya yang hangus, ditemukan di sebuah kolam renang anak-anak.

Vandagriff baru saja memulai kuliah di Texas Women's University, ketika dia kemudian dinyatakan hilang.

Teman-teman menceritakan bagaimana dia memutuskan untuk menghentikan Tinder, dan bertemu orang-orang dalam kehidupan nyata pada bulan September tahun lalu.

CCTV kemudian muncul dari Bryant dan Jackie yang tertawa di sebuah bar, beberapa jam sebelum kematiannya.

Dalam rekaman kamera pengawas sebuah bar, Vandagriff berbicara dengan Bryant di bar Denton sementara mereka minum bersama.

Polisi yakin ini adalah pertama kalinya mereka bertemu malam itu.

Pada hari pembukaan persidangannya di Fort Worth, pengacara pembela Glynis McGinty mengatakan Jackie meninggal selama seks kinky.

Kliennya kemudian "ketakutan" dan pergi membeli sekop dari Wal-mart pada pukul 4 pagi, untuk mengubur mayatnya.

"Dia bersalah karena merusak bukti, bukan pembunuhan," katanya kepada juri.

Jaksa mengatakan Jackie baru saja memulai "jalan baru" di universitas sampai Bryant merusak kesempatannya melangkah ke dalamnya.

Mayat Vandagriff ditemukan setelah petugas pemadam kebakaran mendapatkan laporan kebakaran sekitar 6.30 pagi.

Seorang saksi memberi tahu polisi, bahwa mereka melihat seorang pria berdiri di atas api sebelum pergi.

Bryant tetap aktif di media sosial setelah dugaan pembunuhan itu.

Dia telah memposting banyak foto di Instagram dan Facebook, menampilkan fisiknya yang seolah-olah tak ada beban.

Pada 16 September, ia memposting: "mari kita lihat masalah apa yang bisa saya hadapi."

Surat perintah polisi mengatakan, data ponsel menunjukkan ponsel Vandagriff berada di daerah rumah Bryant pada awal 14 September.

Pejabat yang melaksanakan surat perintah penggeledahan di rumah Bryant juga menemukan dompet Vandagriff di tempat sampah.

Pencarian oleh polisi di rumahnya juga menemukan kolam mendayung yang tampak mirip dengan yang ditemukan dengan tubuh terbakar Vandagriff di dalamnya.

Saat menyelidiki pembunuhan itu, polisi mengatakan mereka mencari ponsel Bryant dan menemukan gambar dan video yang menggambarkan anak-anak yang terlibat dalam tindakan seks.

Pihak berwenang juga telah membebankan Bryant dengan pornografi anak.

Sumber: rakyatku






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...