ilustrasi

Ingat!!! Pak Presiden Bilang Jangan Oral Seks, Mulut Itu Fungsinya Makan

Minggu,22 April 2018 - 20:22:07 WIB | Di Baca : 1965 Kali


HARIANRIAU.CO - Presiden Uganda Yoweri Museveni mengatakan, budaya luar saat ini berupaya merusak rakyatnya dengan meyakinkan masyarakat Uganda kalau melakukan oral seks itu hal wajar. Seperti dilansir Newsweek pada Kamis, (19/4), saat berpidato di depan masyarakatnya, Museveni mengatakan pada warganya bahwa melakukan seks oral adalah kesalahan.

“Mulut itu fungsinya untuk makan. Mulut itu bukan berhubungan seks,” tegas Museveni.

Musevani sendiri telah mengamati perilaku orang-orang LGBT. Gay dan aktivis hak gay dipukuli dan dibunuh selama masa pemerintahannya.

Pada tahun 2014, ia menandatangani tindakan antihomoseksualitas yang hanya bertahan sebentar.
Saat itu ilegal bagi seseorang yang tidak melaporkan orang lain karena menjadi seorang gay.

Kalangan LGBT di Uganda bisa dibilang berisiko melanggar hukum. Saat pertama diajukan, LGBT bisa dijatuhi hukuman hingga 14 tahun penjara di bawah undang-undang yang awalnya dijuluki Kill The Gays Bill.

Namun undang-undang tersebut dengan cepat mengundang kecaman internasional. Museveni menyebut orang Uganda gay sebagai pelacur. Ia juga menyebut homoseksualitas bukanlah orientasi seksual yang sah.

“Saya gagal memahami bahwa anda gagal untuk tertarik kepada semua wanita cantik. Namun malah tertarik pada seorang pria. Ada sesuatu yang salah anda,” ujarnya dikutip harianriau.co dari laman pojoksatu.id.

Pengadilan lalu membatalkan undang-undang Kill The Gays Bill pada tahun berikutnya atas dasar teknis. Namun, LGBT Uganda terus mengalami kekerasan dan penganiayaan. Mereka sering dijatuhi sanksi oleh para pejabat.

Museveni merupakan seseorang dengan karakter flamboyan yang sering terlihat mengenakan topi besar. Pada 2011, dalam upaya untuk memenangkan hati para pemuda di negara itu, ia merilis sebuah video rap.

Museveni telah menjadi Presiden Uganda sejak 1986. Ia menjalani masa jabatan keenamnya di Uganda saat ini. Dia dikenal membuat pernyataan kontroversial dalam pidato-pidatonya.






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...