HARIANRIAU.CO - Tinggal di rumah seorang diri seringkali membuat seseorang merasa tidak aman. Jika tertimpa hal yang buruk, akan sangat sulit untuk mencari bantuan. Seperti peristiwa mengerikan yang harus dialami seorang perempuan di rumahnya sendiri berikut ini.
Perempuan yang tidak disebutkan namanya ini mendapat perlakuan keji dari perampok yang mencoba menguras rumahnya.
Peristiwa ini terjadi di Tambon, Samlai, Katharalak, Provinsi Sisaket, Thailand.
Kejadian bermula ketika penjahat tiba-tiba membuka pintu rumah pada 8 September 2018 pukul 03.20 dini hari.
Saat kejadian, si perempuan berprofesi sebagai guru ini sedang sendirian di rumah dan cuaca di luar juga sedang hujan deras.
Menyadari ada yang datang, perempuan ini mendekati pintu kamarnya untuk mencari tahu.
Perampok ini mendengar pintu kamar bergerincing sehingga segera memecahkan kaca pintu dan berlari ke kamar tidur si perempuan.
Perampok itu menutup mulut si perempuan dengan tangan dan meninju perutnya 3 kali.
Tak sampai di situ, si pencuri juga mengapit lengannya sambil mencoba membuka pakaiannya untuk diperkosa.
Si perempuan berusaha mengumpulkan kekuatan untuk melawan si pencuri.
Mereka bergumul dalam kegelapan, si perempuan terus mencoba melawan, namun usahanya sia-sia karena tubuh perampok jauh lebih besar darinya.
Dalam keadaan panik, dia kemudian memikirkan satu cara yang aneh, yaitu pura-pura mati.
Siapa sangka cara ini berhasil hingga membuat si perampok panik dan segera meninggalkan rumah tersebut.
"Begitu saya melihat dia pergi, saya berlari keluar untuk memberi tahu tetangga saya apa yang telah terjadi," kata perempuan tersebut.
"Sepupuku membawaku ke kantor polisi untuk mengajukan laporan polisi."
Setelah memeriksa TKP dan menonton rekaman CCTV dari 5 kamera yang ada di rumah tersebut, polisi belum bisa menemukan pelakunya.
Mereka curiga pelakunya adalah penduduk sekitar.
Sumber: tribunbali

