HARIANRIAU.CO - Beberapa waktu belakangan nama Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi topik fenomenal di beberapa kanal berita. Ustaz yang bernama asli Abdul Somad Batubara merupakan salah satu pendakwah populer saat ini dengan memiliki 4,4 juta lebih follower di media sosial Instagram.
Pria kelahiran Asahan, Sumut, 41 tahun lalu, merupakan ahli hadis dan fikih. UAS merupakan pendakwah yang memiliki gaya yang khas, ia tak jarang menyampaikan ceramah dengan tegas dan disisipi humor, beberapa kontennyapun tidak jarang menuai kontroversi.
Berikut beberapa kontroversi UAS yang sempat menghebohkan publik.
1. Sempat ditolak di beberapa daerah di Indonesia

Instagram/@ustadzabdulsomad
UAS sempat beberapa kali ia ditolak saat dijadwalkan memberi ceramah di beberapa daerah di tanah air. Ustaz lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir ini pernah ditolak di Bali pada penghujung 2017.
Ia juga pernah menerima penolakan di Hongkong hingga harus dideportasi. Pembatalan ceramah UAS juga pernah dilakukan PLN Disjaya Gambir (Jakarta). Daftar penolakan lainnya yakni ketika ia hendak memberikan ceramah di Pondok Pesantren Alhusna Mayong, Jepara, Jawa Tengah.
2. Ancaman berupa intimidasi

(Ustaz Abdul Somad bersama Ustaz Felix Siauw, Ustaz Oemar Mita, Ustaz Hanan Attaki) Instagram/@ustadzabdulsomad
Selain mengalami penolakan, UAS juga pernah diintimidasi. Melalui akun Instagramnya @ustadzabdulsomad, UAS juga pernah mengunggah pengumuman pada Senin (3/9) lalu. Terkait penolakannya di beberapa daerah, ia menyatakan:
• Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang.
• Beban panitia yang semakin berat
• Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri
Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta:
• September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri
• Oktober di Yogyakarta
• Desember janji dengan Ustadz Zulfikar di Jawa Timur
Mohon maaf atas keadaaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu.
3. Pencalonan UAS sebagai cawapres prabowo
Instagram/@ustadzabdulsomad
UAS juga pernah menarik perhatian publik jelang pendaftaran pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019. Saat itu ia pernah disebut-sebut menjadi pasangan Prabowo Subianto untuk maju ke Pilpres 2019.
Usulan UAS menjadi cawapres Prabowo Subianto ini disampaikan oleh Ijtima Ulama. Namun pada akhirnya, Sandiaga Uno lah yang digandeng oleh Prabowo.
UAS pun memberikan pernyataan kepada publik melalui beberapa media, bahwa dirinya memang tidak tertarik pada dunia politik. Ia hanya ingin fokus berdakwah.

